Pandemi Korona, Malaysia Lockdown Hingga Akhir Maret

    Willy Haryono - 16 Maret 2020 22:12 WIB
    Pandemi Korona, Malaysia <i>Lockdown</i> Hingga Akhir Maret
    Pemandangan salah satu sudut kota Kuala Lumpur, Malaysia. (Foto: AFP/Mohd Rasfan)
    Kuala Lumpur: Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengumumkan pembatasan total aktivitas publik dalam rangka menekan penyebaran virus korona covid-19 di seantero negeri, Senin 16 Maret 2020. Pembatasan total atau lockdown berskala nasional ini akan diberlakukan mulai Rabu lusa hingga 31 Maret mendatang.

    Sejak pertama kali muncul di Tiongkok pada akhir 2019, covid-19 telah muncul di 135 negara termasuk Malaysia. Total jumlah kasus covid-19 di kancah global telah melampaui 169 ribu, dengan 553 di antaranya berada di Malaysia.

    Berikut beberapa pembatasan aktivitas publik tersebut:

    1. Menghentikan semua acara keagamaan, olahraga, dan juga perkumpulan sosial serta budaya. Semua ruang publik terkait urusan bisnis dan keagamaan juga akan ditutup. Pengecualian diberikan untuk toko makanan, kebutuhan pokok, pasar.

    2. Larangan bepergian ke luar negeri bagi semua warga Malaysia. Mereka yang baru datang dari luar negeri diharuskan mengisolasi diri sendiri. Semua turis dan pendatang dilarang masuk ke Malaysia.

    3. Semua sekolah negeri dan swasta, termasuk taman kanak-kanak, pendidikan anak usia dini, dan institusi pendidikan lainnya ditutup. Semua universitas negeri dan swasta juga ditutup.

    5. Penghentian aktivitas seluruh agensi pemerintah dan perusahaan swasta, kecuali layanan-layanan penting seperti air dan listrik, telekomunikasi, jasa pengiriman, transportasi, bahan bakar, gas, minyak, penyiaran, perbankan, institusi kesehatan, farmasi, dinas pemadam kebakaran, pelabuhan, bandara, penjara, layanan kebersihan dan rantai penyaluran makanan.

    "Kita semua telah melihat peningkatan jumlah kasus covid-19 secara mendadak di beberapa negara lain. Sudah pasti saudara-saudara sekalian tidak menginginkan hal tersebut terjadi di Malaysia," ungkap PM Muhyiddin dalam keterangan tertulis yang diterima awak media.

    "Tindakan drastis diperlukan untuk menekan penularan virus ini. Inilah satu-satunya cara untuk menghindari lebih banyak warga yang terjangkit di negara ini," sambungnya.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id