Ungkapan Belasungkawa Tragedi SJ-182 dari Pemimpin Dunia Terus Mengalir

    Marcheilla Ariesta - 14 Januari 2021 09:37 WIB
    Ungkapan Belasungkawa Tragedi SJ-182 dari Pemimpin Dunia Terus Mengalir
    Pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air terus berlanjut. Foto: AFP.
    Jakarta: Jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 membawa duka mendalam bagi Indonesia. Pencarian puing pesawat dan korban terus dilakukan.

    Tak hanya itu, ungkapan belasungkawa juga terus mengalir dari para pemimpin dunia.

    Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in menyampaikan surat belasungkawa kepada Presiden Joko Widodo. Ia menyampaikan simpati kepada masyarakat Indonesia dan segenap keluarga penumpang dan awak pesawat.

    "Kami berdoa dengan sepenuh hati demi lancarnya upaya pencarian dan penyelidikan di lapangan. Korea akan senantiasa bersama Indonesia," kata Moon dalam suratnya, Rabu, 13 Januari 2021.

    Pemerintah Korea mendukung proses pencarian lebih cepat dan ilmiah dengan menyediakan kapal riset ARA yang dioperasikan Korea-Indonesia Marine Technology Cooperation Research Center (MTCRC) di lapangan.

    Ungkapan dukacita juga disampaikan Uni Eropa melalui Duta Besar UE untuk Indonesia, Vincent Piket. "Duka cita dan simpati kami kepada keluarga korban dan masyarakat Indonesia. Kami bersolidaritas dan memberikan dukungan atas apa yang dirasakan Indonesia," ungkap Piket.

    Baca juga: 6 Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi dari Sidik Jari

    Dari Amerika Serikat, Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan Christopher C. Miller menyampaikan dukacita melalui telepon dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Ia juga menyampaikan simpati kepada para keluarga korban kecelakaan pesawat ini.

    "Plt Menhan Miller menawarkan dukungan apapun yang mungkin diperlukan Indonesia dan menyatakan keyakinannya atas kemampuan pemerintah Indonesia menangani peristiwa tersebut," tutur Kedutaan Besar AS di Indonesia.

    Pada 9 Januari lalu, pesawat Sriwijaya Air SJ182 dinyatakan hilang kontak usai empat menit lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta. Pesawat ini membawa 65 penumpang yang terdiri dari 43 penumpang dewasa, 7 penumpang anak, 3 bayi, dan 12 kru pesawat.

    Hingga kini, pencarian korban, puing dan blackbox pesawat masih terus berlangsung di Kepulauan Seribu.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id