comscore

Populer Internasional: 35 Perusahaan RI di Tech Hub Hingga Jelang Penutupan COP26

Willy Haryono - 13 November 2021 10:14 WIB
Populer Internasional: 35 Perusahaan RI di Tech Hub Hingga Jelang Penutupan COP26
Duta Besar Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins. (Kedutaan Besar Inggris)
Bogor: UK-Indonesia Tech Hub, yang beroperasi di bawah Digital Access Program (DAP) dan dipimpin Commonwealth and Development Office (FCDO) dan Endeavor, bekerja sama meluncurkan program scale-up bagi para startup di Indonesia. Program ini diberi nama Nurture to Scale.

Kabar tersebut menjadi salah satu berita terpopuler di kanal internasional Medcom.id pada Sabtu, 13 November 2021.
Dua berita terpopuler lainnya adalah ledakan saat momen Salat Jumat di Afghanistan dan momen menjelang penutupan KTT Iklim COP26 di Glasgow, Skotlandia.

Berikut selengkapnya:

  • 35 Perusahaan Teknologi RI Ikuti Program Pelatihan Start-Up UK-Indonesia Tech Hub

Program tersebut bertujuan membina para start-up di Indonesia dengan menyediakan akses ke sejumlah sumber daya, pengetahuan, pemimpin bisnis, serta mentor untuk meningkatkan bisnis mereka.

Selain itu, program juga dibuat atas dasar pertimbangan generasi muda Indonesia merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi digital negara.

Apa komentar Duta Besar Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins atas program ini? Cek selengkapnya di sini.
  • Ledakan Kembali Hantam Afghanistan saat Salat Jumat, 3 Tewas

Tiga orang tewas dalam ledakan di salah satu masjid di Provinsi Nangarhar, Afghanistan. Insiden ini terjadi saat Salat Jumat berlangsung.

"Saya mengonfirmasi terjadinya ledakan saat Salat Jumat di masjid wilayah Spin Gahar. Ada korban meninggal dan terluka," kata seorang pejabat Taliban.

Menurut keterangan seorang dokter, ledakan di Spin Gahar menewaskan tiga orang dan melukai 15 lainnya.

Apa keterangan saksi mata terkait kejadian ini? Cek selengkapnya di sini.
  • Jelang Penutupan, KTT Perubahan Iklim Terancam Tanpa Hasil Signifikan

KTT Iklim COP26 menuju fase penutupan setelah berlangsung selama lebih kurang dua pekan. KTT di Glasgow, Skotlandia, ini disebut-sebut tidak akan menghasilkan keputusan berarti dalam upaya global menangani perubahan iklim.

"Dunia sedang mengawasi kita," Presiden COP26 Alok Sharma. Pernyataan disampaikan di hadapan para delegasi COP26 yang bertekad menjaga kenaikan suhu global tetap berada di bawah 1,5 derajat Celcius.

Apa komentar para aktivis lingkungan, terutama di kalangan pemuda, atas COP26 sejauh ini? Cek selengkapnya di sini.

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id