Indonesia Konsisten Tolak Aneksasi Israel di Tepi Barat

    Marcheilla Ariesta - 18 Mei 2020 15:03 WIB
    Indonesia Konsisten Tolak Aneksasi Israel di Tepi Barat
    Warga Palestina tuntut Israel akui solusi dua negara. Foto: AFP
    Jakarta: Benjamin Netanyahu kembali menjadi Perdana Menteri Israel. Kembalinya Netanyahu di kursi kekuasaan semakin menambah kekhawatiran jika aneksasi wilayah Tepi Barat terjadi.

    Baca: Netanyahu Kembali Jadi PM Israel, Siap Caplok Tepi Barat.

    Menanggapi hal tersebut, Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI Achmad Rizal Purnama menjelaskan bahwa Indonesia akan tetap teguh pada prinsip Solusi Dua Negara untuk perdamaian Israel dan Palestina.

    "Tentu perkembangan yang ada di Timur Tengah menjadi perhatian Indonesia, terlebih untuk isu Palestina karena menyangkut amanat konstitusi negara," kata Rizal kepada Medcom.id, Senin 18 Mei 2020.

    "Apapun rencana terkait aneksasi, prinsip itu yang tidak bisa kita terima karena menyalahi berbagai macam hukum internasional. Dan bertentangan dengan two state solution," imbuh dia.

    Rizal menambahkan aneksasi adalah salah satu bentuk hambatan perdamaian, yang malah memupuskan cita-cita Palestina untuk merdeka. Terlebih lagi, wilayah yang diambil selama ini dijadikan permukiman ilegal oleh Israel.

    "Permukiman ilegal itu ditentang PBB," tegasnya.

    Indonesia terus menyuarakan pertentangan atas perdamaian ala Presiden Amerika Serikat (AS) untuk Israel dan Palestina. Pasalnya, proposal itu dianggap hanya menguntungkan Israel yang adalah sekutu AS.

    Pada 23 April lalu, di Dewan Keamanan PBB, Indonesia dengan lantang dan konsisten menolak aneksasi tersebut. "Kita lakukan semua cara yang kita bisa untuk menentang aneksasi tersebut," pungkas Rizal.
     



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id