Dituding Tak Bayar Pajak, Mantan PM Malaysia Terancam Bangkrut

    Marcheilla Ariesta - 07 April 2021 16:28 WIB
    Dituding Tak Bayar Pajak, Mantan PM Malaysia Terancam Bangkrut
    Mantan PM Malaysia Najib Razak saat berada di Putrajaya pada 5 April 2021. (Mohd RASFAN / AFP)



    Kuala Lumpur: Mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak dikabarkan terancam dinyatakan bangkrut karena diduga tidak membayar pajak lebih dari USD400 juta (setara Rp5,8 triliun). Kabar kebangkrutan ini muncul saat Najib tengah menghadapi skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

    Najib kehilangan kekuasaan pada 2018 setelah kalah dalam pemilihan umum di tengah dugaan keterlibatan dalam skandal keuangan 1MDB. Ia dan kroninya dituduh mencuri miliaran dolar dari dana investasi perusahaan tersebut.






    Sejak itu, ia dihukum dan dijatuhi hukuman 12 tahun penjara dalam percobaan pertama dari beberapa persidangan 1MDB.

    Pada Selasa malam, Najib mengatakan bahwa pejabat pajak telah mengeluarkan pemberitahuan yang memintanya menyelesaikan tagihan dengan disertai beberapa biaya tambahan. Jika tidak, mereka akan meluncurkan proses deklarasi kebangkrutan.

    Jika Najib dinyatakan bangkrut, ia akan kehilangan kursi di parlemen dan juga dilarang mencalonkan diri dalam pemilu. Di tengah tuduhan ini, ia berkukuh selalu membayar pajak, dan kasus yang menimpanya saat ini dinilai bermotif politik.

    "Saya akan terus berdiri dan melawan setiap upaya menggertak dan mengintimidasi saya dari mereka yang berkuasa," tulisnya di Facebook, dilansir dari Channel News Asia, Rabu, 7 April 2021.

    Kemungkinan bangkrut datang ketika berbagai faksi berusaha mengontrol partai Najib, Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO). Di partai tersebut, Najib masih menjadi tokoh berpengaruh.

    Terlepas dari keterlibatannya dalam skandal 1MDB, Najib masih menjadi sosok populer dengan lebih dari empat juta pengikut di Facebook.

    Tahun lalu, Najib mulai melakukan upaya banding terhadap proses hukum 1MDB. Sejauh ini, ia menyangkal telah melakukan apa yang telah dituduhkan.

    Baca:  Najib Klaim Dana 1MDB Disalurkan untuk Anak Yatim

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id