Malaysia Lipatgandakan Pembelian Vaksin Pfizer

    Willy Haryono - 11 Januari 2021 17:03 WIB
    Malaysia Lipatgandakan Pembelian Vaksin Pfizer
    Vaksin covid-19 yang dikembangkan Pfizer. (AFP)
    Kuala Lumpur: Kementerian Kesehatan Malaysia telah berkomitmen untuk membeli tambahan 12,2 juta dosis vaksin virus korona (covid-19) buatan perusahaan Pfizer bersama BioNTech. Sebelumnya, Malaysia telah membeli 12,8 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech.

    Dikutip dari laman Nikkei Asia pada Senin, 11 Januari 2021, tambahan 12,2 juta dosis ini memungkinkan Malaysia untuk memvaksinasi sekitar 39 persen dari total populasinya. Ini dikarenakan tiap-tiap individu penerima membutuhkan dua dosis vaksin Pfizer-BioNTech.

    Komitmen pembelian ini telah dilakukan otoritas Malaysia melalui seremoni virtual pada Senin ini. Menteri Kesehatan Adham Baba telah menandatangani perjanjian ini sebagai perwakilan dari Pemerintah Malaysia.

    Pendistribusian 12,8 juta dosis pertama vaksin Pfizer-BioNTech di Malaysia dijadwalkan dimulai pada akhir Februari. Sementara pesanan dosis tambahan akan dikirim ke Malaysia secara berkala sepanjang 2021.

    Baca:  PM Malaysia Siap Jadi Penerima Pertama Vaksin Covid-19

    Selain dengan Pfizer-BioNTech, Malaysia juga telah menyepakati perjanjian dengan perusahaan AstraZeneca untuk pengiriman 6,4 juta dosis vaksin covid-19, yang dapat digunakan untuk sekitar 10 persen populasi.

    Malaysia, negara dengan total populasi hampir mencapai 33 juta, juga berencana mendapatkan tambahan 6,4 juta dosis vaksin covid-19 dari fasilitas COVAX yang diinisiasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

    Selain dengan tiga pihak tersebut, Malaysia masih terlibat dalam diskusi aktif mengenai vaksin covid-19 dengan dua perusahaan asal Tiongkok, Sinovac dan CanSino Biologics, dan Gamaleya Center di Rusia.

    Pemerintah Malaysia telah menganggarkan sekitar USD741 juta untuk pembelian vaksin covid-19.

    Gelombang pertama pendistribusian vaksin covid-19 di Malaysia akan diberikan ke beberapa kelompok rentan, termasuk tenaga kesehatan, polisi, dan personel militer.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id