Kemenlu Imbau WNI Pelesiran ke Luar Negeri Segera Pulang

    Marcheilla Ariesta - 19 Maret 2020 17:51 WIB
    Kemenlu Imbau WNI Pelesiran ke Luar Negeri Segera Pulang
    Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta.
    Jakarta: Kementerian Luar Negeri terus mengimbau warga negara Indonesia (WNI) yang tengah berpelesir ke luar negeri untuk segera kembali ke Indonesia. Pemerintah khawatir WNI mendapat kesulitan untuk kembali ke tanah air karena banyak negara lockdown akibat virus korona covid-19.

    Baca: WNI Terinfeksi Korona di Luar Negeri Bertambah Jadi 48 Orang.

    "Terkait imbauan pemerintah kepada warga negara Indonesia yang sedang bepergian, sifatnya mereka adalah yang travellers atau melakukan kunjungan ke luar negeri, kita imbau untuk mempercepat kepulangan ke tanah air," tutur Plt Juru Bicara Kemenlu Teuku Faizasyah dalam jumpa pers virtual yang diadakan Kemenlu RI di Jakarta, Kamis 19 Maret 2020.

    Faizasyah menuturkan kekhawatiran pemerintah jika WNI di luar negeri yang melakukan perjalanan sebagai wisatawan dan kunjungan bisnis terhambat kepulangannya ke Indonesia.

    "Karena kita mengikuti dalam beberapa hari terakhir, dan terus ke depannya, banyak negara yang menerapkan lockdown," ujar Faizasyah membeberkan alasannya.

    Meski demikian, kekhawatiran pemerintah tak perlu diindahkan oleh diaspora RI, baik mereka sebagai pekerja atau pelajar.

    "Saran kita, adalah tetap mengindahkan peraturan pemerintah setempat. Dengan demikian tidak ada keperluan untuk memaksakan diri kembali ke tanah air, kecuali ada kondisi tertentu berdasarkan pertimbangan pribadi atau keluarga yang menghendaki mereka kembali ke tanah air," tegasnya.

    Dia kembali menegaskan, imbauan untuk segera pulang ke Indonesia berlaku bagi WNI yang melakukan pelesiran saat ini.

    Imbauan kembali ini untuk menegaskan pernyataan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi beberapa hari lalu. Banyak yang salah mengartikan jika WNI di seluruh dunia baik itu yang bepergian atau yang sedang bekerja dan belajar untuk kembali ke tanah air.

    Retno kala itu juga menyampaikan pembatasan perjalanan bagi WNI ke 10 negara, yakni Tiongkok, Korea Selatan, Iran, Italia, Vatikan, Spanyol, Prancis, Jerman, Swiss, dan Inggris.

    Pemerintah Indonesia juga memutuskan kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK), Visa Kunjungan saat Kedatangan (Visa on Arrival) dan Bebas Visa Diplomatik atau Dinas ditangguhkan. Penangguhan diberlakukan selama satu bulan.

    Namun, Faizasyah menekankan jika para warga negara asing tidak dilarang masuk ke Indonesia. Namun, para WNA yang akan ke Indonesia harus menyesuaikan izin masuknya (visa) kembali sesuai dengan peraturan Indonesia. Penyesuaian visa kembali ini akan berlaku per Jumat, 20 Maret 2020.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id