AS Tambahkan Singapura ke Daftar Perjalanan Risiko Sangat Tinggi

    Fajar Nugraha - 20 Oktober 2021 12:05 WIB
    AS Tambahkan Singapura ke Daftar Perjalanan Risiko Sangat Tinggi
    Amerika Serikat (AS) tingkatkan peringatan perjalanan ke Singapura akibat kasus covid-19 meningkat. Foto: Channel News Asia



    Singapura: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) telah menambahkan Singapura ke dalam daftar tujuan wisata berisiko ‘sangat tinggi’.

    Di bawah peringatan perjalanan-nya, CDC menaikkan Singapura ke Level 4, kategori risiko tertinggi, dari Level 3 sebelumnya.

     



    Pemberitahuan itu menyebutkan: "Level 4: Tingkat Sangat Tinggi dari Covid-19 di Singapura."

    Pemberitahuan itu meminta warga AS untuk "menghindari perjalanan ke Singapura".

    “Jika harus bepergian ke Singapura, pastikan sudah divaksinasi lengkap sebelum bepergian,” sebut peringatan dari CDC, yang dikutip dari The Straits Times, Rabu 20 Oktober 2021.

    "Karena situasi saat ini di Singapura, bahkan pelancong yang divaksinasi penuh pun mungkin berisiko terkena dan menyebarkan varian covid-19," kata CDC.

    CDC pun meminta para pelancong untuk "mengikuti rekomendasi atau persyaratan di Singapura. Termasuk mengenakan masker dan menjaga jarak sekita 2 meter dari yang lain".

    Pengumuman CDC mengikuti pernyataan pada Senin 18 Oktober oleh Kementerian Luar Negeri AS yang mendesak agar tidak bepergian ke Singapura karena kasus covid-19.

    Singapura pada Senin melaporkan 2.553 kasus baru covid-19, terdiri dari 2.008 kasus baru di masyarakat, 544 di asrama pekerja migran, dan satu kasus impor. Singapura baru-baru ini mengumumkan perluasan skema perjalanan bebas karantina untuk pelancong yang divaksinasi covid-19.

    Penerbangan pertama di bawah Vaccinated Travel Lane (VTL) yang diperluas akan mendarat di Singapura pada Rabu, sebagai langkah selanjutnya dari pembukaan kembali perbatasan Singapura.

    SQ329 yang dioperasikan oleh Singapore Airlines (SIA) diperkirakan akan mendarat di Bandara Changi pada pukul 05.55 pada Rabu. Pesawat itu akan berangkat dari Amsterdam di Belanda pada pukul 11.15 waktu setempat (17.15 waktu Singapura) pada Selasa.

    Sementara itu, penerbangan VTL dari Amerika Serikat, SQ23, diperkirakan berangkat dari New York pada Selasa malam waktu setempat, dan mendarat di Singapura pada Kamis pukul 05.20.

    Belanda dan AS adalah di antara delapan negara terbaru yang dibuka oleh Republik dengan VTL. Negara lainnya adalah Kanada, Denmark, Prancis, Italia, Spanyol, dan Inggris.

    Singapura sebelumnya telah membuka VTL dengan Jerman dan Brunei pada 8 September. Singapura akan bersama-sama meluncurkan VTL dengan Korea Selatan pada 15 November.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id