Laju Vaksinasi di 3 Wilayah Malaysia Dekati Angka 100 Persen

    Willy Haryono - 01 Agustus 2021 12:04 WIB
    Laju Vaksinasi di 3 Wilayah Malaysia Dekati Angka 100 Persen
    Tenaga kesehatan hendak memberikan vaksin Covid-19 ke seorang lansia di Kuala Lumpur, Malaysia, 21 Juni 2021. (Mohd RASFAN / AFP)



    Kuala Lumpur: Laju vaksinasi Covid-19 dosis pertama di tiga wilayah Malaysia sudah mendekati angka 100 persen. Hingga Sabtu dini hari kemarin, total 5.565.789 orang -- atau 90,3 persen populasi dewasa -- di Selangor, Kuala Lumpur, dan Putrajaya telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19.

    Sebuah inisiatif bertajuk "Operation Surge Capacity" dimulai di Malaysia pada 16 Juli lalu. Inisiatif tersebut bertujuan memvaksinasi sekitar 6,1 juta warga Malaysia berusia 18 tahun ke atas yang tinggal di wilayah Klang Valley.

     



    Target pemberian dosis pertama vaksin Covid-19 di wilayah tersebut diharapkan dapat tercapai hingga hari Minggu ini, 1 Agustus 2021.

    Sejak 16 Juli, sekitar 113 ribu hingga 156 ribu warga Malaysia di Klang Valley telah menerima dosis pertama pada setiap harinya.

    "Kita sudah semakin mendekati target 6,1 juta orang, tapi kami perlu mengkonsolidasi semua data relevannya pada 1 Agustus ini," kata anggota parlemen Dr Ong Kian Ming, koordinator operasi vaksinasi di Selangor, dilansir dari laman The Straits Times.

    Operation Surge Capacity juga disebut Dr Ong telah membantu mendorong persentase warga yang telah menerima dosis kedua vaksin Covid-19 di Klang Valley.

    Jumat kemarin, total 2.113.511 orang atau 34,3 persen populasi orang dewasa di Klang Valley telah menerima dosis kedua. Saat ditanya apakah situasi di Klang Valley akan segera membaik, Dr Ong mengaku optimistis, terutama saat melihat perkembangan kondisi terbaru di area Labuan.

    "Melihat dari situasi di Labuan dan negara-negara lain, kami berharap jumlah kasus serius (Covid-19) di Klang Valley dapat terus menurun seiring semakin banyaknya warga yang divaksinasi," tutur Dr Ong.

    Dalam beberapa bulan terakhir, Klang Valley menjadi wilayah Malaysia yang terkena dampak terparah Covid-19. Dr Ong berharap dengan melihat laju vaksinasi saat ini, jumlah kasus dan kematian harian akibat Covid-19 dapat segera menurun.

    Baca:  Malaysia Negosiasi Vaksin Covid-19 untuk Pasokan di 2022

    Vaksin Slank untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id