Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama Kesehatan, Prioritaskan Pengadaan Vaksin

    Willy Haryono - 06 Juli 2021 13:13 WIB
    Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama Kesehatan, Prioritaskan Pengadaan Vaksin
    Menlu Retno Marsudi (kanan) bersama Menlu Rusia Sergey Lavrov dalam konferensi pers di Kemenlu RI, Jakarta, 6 Juli 2021. (Kemenlu RI)



    Jakarta: Pengadaan vaksin Covid-19 menjadi salah satu prioritas kerja sama kesehatan antara Indonesia dan Rusia. Sejak awal pandemi Covid-19 di akhir 2019, kedua negara saling membantu dan terus mendorong pengadaan vaksin yang dinilai kunci untuk mengakhiri krisis terkini.

    Kerja sama erat kedua negara ini didiskusikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menlu Rusia Sergey Lavrov di gedung Kemenlu RI di Jakarta pada Selasa ini, 6 Juli 2021.

     



    Kedua menlu membicarakan cara-cara meningkatkan kerja sama, baik dalam kerangka jangka pendek maupun panjang.

    "Dalam jangka pendek, tentu saja isu seputar pengadaan vaksin, obat-obatan terapeutik, dan diagnostik masih menjadi prioritas," kata Menlu Retno dalam konferensi pers gabungan bersama Menlu Lavrov.

    "Rusia menyampaikan komitmennya dalam memperkuat kerja sama jangka pendek ini," sambungnya.

    Menlu Retno menekankan bahwa dalam semua pertemuan bilateral Indonesia, termasuk dengan Rusia, penguatan kerja sama kesehatan selalu menjadi sorotan. Semua kerja sama ini dilakukan di bawah panduan otoritas kesehatan negara-negara terkait dan juga Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

    Mengenai vaksin, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito telah mengunjungi Rusia bulan lalu. Ia mengawasi langsung fasilitas pembuatan vaksin Sputnik V.

    Sejak awal pandemi, Rusia selalu menawarkan Sputnik V kepada semua negara sahabat, tak terkecuali Indonesia. Pembicaraan mengenai pengadaan vaksin tersebut masih berlanjut hingga kini.

    "Presiden Joko Widodo dan Presiden Vladimir Putin telah berbicara via telepon pada Maret 2020 mengenai kerja sama menangani pandemi," sebut Menlu Retno.

    Baca:  Menlu Retno dan Lavrov Diskusikan Persiapan Kunjungan Putin ke Indonesia

    Selain seputar vaksin, Rusia juga telah mendonasikan obat antivirus dan peralatan media ke Indonesia di fase awal pandemi. Menlu Retno mengatakan kerja sama ini akan diperkuat melalui Nota Kesepahaman (MoU) antara dua negara yang saat ini sedang difinalisasi.

    "MoU ini akan menjadi fondasi bagi kerja sama kesehatan dalam jangka menengah dan panjang, termasuk rencana Indonesia dan Rusia dalam membuat vaksin secara bersama-sama," tutur Menlu Retno.

    Selain soal kesehatan, Menlu Retno dan Lavrov juga mendiskusikan kerja sama di bidang perdagangan, investasi, pendidikan, dan keamanan. Keduanya juga membahas isu-isu regional dan internasional, termasuk Myanmar dan penanganan pandemi di level global.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id