Rusuh Demo UU Ciptaker Jadi Sorotan Media Asing

    Fajar Nugraha - 09 Oktober 2020 06:41 WIB
    Rusuh Demo UU Ciptaker Jadi Sorotan Media  Asing
    Seorang pedemo melemparkan sepeda ke sebuah api yang membakar halte bus di Jakarta saat rusuh demo UU Ciptaker. Foto: AFP/Adek Berry
    Jakarta: Unjuk rasa menentang pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) pada Kamis 8 Oktober 2020 berakhir dengan kerusuhan. Media-media internasional menjadikan insiden kerusuhan sebagai sorotan.

    Media Singapura Channel News Asia pada Jumat 9 Oktober 2020 menuliskan “Protesters torch police posts as opposition mounts to new Indonesia law” dalam pemberitaan mereka. Dalam artikelnya Channel News Asia menyebutkan: “pedemo menyulut api pada barikade polisi, halte bus dan beberapa pos polisi”.

    Sementara Sky News pada 8 Oktober 2020 menuliskan “Indonesia protests: Thousands clash with police over new labour law”. Media Inggris ini menyertakan video para pedemo yang melawan barikade polisi dalam aksi di sekitar Harmoni.

    Media Turki Anadolu menuliskan artikel dengan perhatian bentrokan antara polisi dengan para pedemo pada Kamis. “Polisi melepaskan gas air mata dan mendorong pada pedemo yang mencoba untuk begerak maju ke Istana di Jakarta,” tulis Anadolu.

    Baca: Istana Minta Semua Pihak Menahan Diri.

    Sedangkan media South China Morning Post menyebutkan operasional MRT Jakarta terpaksa ditutup karena unjuk rasa berujung dengan kekerasan.

    Media Hong Kong itu menuliskan: “Massa yang marah membakar pos polisi di dekat Istana, sementara pedemo lainnya menyulut api pada sebuah ban, barikade polisi dan bahkan halte bus. Sementara di Jawa Barat, pedemo memblokir sebuah jalan dan salah satu kafe di Yogyakarta dibakar dalam protes ini”.

    Halaman Selanjutnya
    South China Morning Post pada…
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id