Polisi Malaysia Patroli Pembatasan Pergerakan Warga

    Fajar Nugraha - 19 Maret 2020 09:58 WIB
    Polisi Malaysia Patroli Pembatasan Pergerakan Warga
    Polisi Malaysia melalukan patroli pembatasan pergerakan warga. Foto: The Star
    Petaling Jaya: Ketika Malaysia memasuki hari pertama pembatasan pergerakan, pemeriksaan dilakukan oleh polisi di beberapa tempat makan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua orang mematuhi perintah kontrol gerakan (movement control order/MCO).

    Baca: Pandemi Korona, Malaysia Lockdown Hingga Akhir Maret.

    Sebuah kendaraan polisi terlihat di area komersial Phileo Damansara, Selangor dan dua petugas polisi terlihat sedang memeriksa beberapa restoran di lokasi tersebut.

    Patroli polisi yang serupa juga terlihat di Brickfields, ketika pihak berwenang berusaha untuk menegakkan perintah kontrol gerakan dalam upaya untuk mengekang penyebaran virus korona covid-19.

    “Warga Malaysia yang ketahuan makan di restoran bisa diseret dan dimasukkan ke dalam penjara. Sementara penjual bisa didenda,” ujar seorang perwira polisi, kepada The Star, Kamis, 19 Maret 2020.

    Sebelumnya muncul berita yang menunjukkan warga Malaysia belum benar-benar memahami alasan di balik perintah pembatasan pergerakan. Pada Rabu 18 Maret, masih banyak orang yang berkumpul untuk mengambil makanan mereka atau bersantai di pusat jajanan.

    Baca: Warga Malaysia Masih Berkeliarkan Meski Dibatasi Pergerakan.

    Di salah satu restoran di Penang, banyak pelanggan terlihat menunggu pesanan makanan mereka. Sementara beberapa lainnya sibuk mengobrol tentang MCO.

    "Bisnis saya tidak buka hari ini. Saya di sini hanya untuk melihat situasi," kata seorang yang menolak disebutkan namanya.

    Di bawah Undang-Undang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular 1988, penjual dan pengunjung restoran yang dinyatakan bersalah mengabaikan perintah tersebut dapat menghadapi hukuman penjara maksimal dua tahun atau denda, atau keduanya.

    Sementara itu, beberapa video di media sosial yang menggambarkan petugas polisi berpatroli restoran di beberapa negara.

    Beberapa warga Malaysia juga menyiarkan ke media sosial untuk melampiaskan rasa frustrasi mereka pada orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Orang itu terus berkumpul meskipun ada peningkatan kasus covid-19.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id