3 Lembaga PBB Salurkan Ventilator untuk Atasi Covid-19 di Indonesia

    Fajar Nugraha - 02 Juni 2020 06:51 WIB
    3 Lembaga PBB Salurkan Ventilator untuk Atasi Covid-19 di Indonesia
    Rumah Sakit Lapangan yang dibangun di Jawa Timur untuk merawat pasien covid-19. Foto: Humas BNPB
    Jakarta: Lembaga-lembaga kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berada di Indonesia, memberikan bantuan ventilator. Penyediaan ventilator itu sebagai upaya mendukung respons Indonesia terhadap virus korona (covid-19).

    Pengiriman ventilator pertama yang diadakan oleh Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) dan tiba di Jakarta Senin 1 Juni.

    “Bersama-sama, UNDP, WHO dan IOM akan menyediakan total 33 ventilator selama empat minggu dengan perkiraan biaya USD762.460 atau sekitar Rp11 miliar,” ujar pernyataan bersama ketiga lembaga itu, yang diterima Medcom.id, Selasa, 2 Juni 2020.

    “WHO akan berkontribusi 27 ventilator didukung melalui kemitraan dengan Pemerintah Jepang, dan masing-masing tiga dari IOM dan UNDP. Operasi pengadaan logistik dilakukan oleh UNDP,” imbuh pernyataan tersebut.

    Adapun pengiriman pertama ventilator -,yang mencakup dua ventilator masing-masing dari WHO dan IOM dan satu dari UNDP,- akan diserahkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ventilator akan dikirim ke fasilitas kesehatan yang sangat membutuhkan di seluruh Indonesia.

    “Dampak pandemi covid-19 di Indonesia membutuhkan dukungan dan kemitraan semua pihak. Peralatan medis, yang dibeli oleh UNDP sebagai bagian dari inisiatif bersama dengan WHO dan IOM, akan membantu mengatasi salah satu kebutuhan yang paling mendesak dan akan memberikan perawatan kesehatan vital bagi para korban covid-19,” ujar Kepala Perwakilan UNDP Christophe Bahuet.

    Sebagai tambahan, UNDP bersama dengan Sistem Pembangunan PBB akan mengintensifkan dukungannya untuk membantu mengatasi dampak sosio-ekonomi pandemi pada masyarakat Indonesia dan mempersiapkan pemulihan hijau berkelanjutan dalam kemitraan erat dengan Pemerintah. Pengiriman pertama ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan perawatan kepada mereka yang paling membutuhkan dan untuk memastikan tidak ada seorangpun yang tertinggal,” sebut Bahuet.

    Meskipun banyak pasien yang terinfeksi covid-19 tidak memerlukan perawatan di rumah sakit, penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan pada paru-paru dan memerlukan penggunaan ventilator untuk membantu mengatur pernapasan.

    “Secara global, ada permintaan tinggi untuk peralatan penting untuk mengobati covid-19, sehingga ventilator ini, akan memberikan dampak yang signifikan untuk memberikan perawatan kritis kepada pasien yang paling terkena dampak di seluruh Indonesia,” kata Kepala Perwakilan WHO untuk Indonesia, Dr N. Paranietharan.

    "Bekerja dalam semangat solidaritas, kita dapat mengatasi beberapa kebutuhan kesehatan vital,” tegasnya.

    Sementara Kepala Misi dari Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) Louis Hoffman mengatakan, selain konsekuensi kesehatan covid-19, pandemi ini berdampak signifikan pada mobilitas masyarakat secara domestik maupun antar negara, dan pada mata pencaharian, keamanan, dan kesejahteraan manusia.

    "IOM bangga mendukung upaya respon Pemerintah RI untuk menanggulangi covid-19, dan pengiriman ventilator ini adalah bagian dari paket persediaan  dan peralatan medis yang akan diberikan IOM untuk mendukung masyarakat, migran dan pengungsi di Indonesia,” tuturnya.

    Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada 1 Juni 2020 mengatakan, jumlah pasien positif covid-19 di Indonesia mencapai 26.940 jiwa. Korban yang sembuh sudah menyentuh angka 7.637 orang dan yang meninggal mencapai 1.641 jiwa. Kasus covid-19 telah dilaporkan di 416 kabupaten di 34 provinsi di Indonesia.



    Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini (https://www.medcom.id/corona).


    (FJR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id