3 WNI Peserta Tabligh Akbar di Malaysia Terinfeksi Korona

    Marcheilla Ariesta - 17 Maret 2020 19:07 WIB
    3 WNI Peserta Tabligh Akbar di Malaysia Terinfeksi Korona
    Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta.
    Jakarta: Pelaksana tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah membenarkan warga negara Indonesia (WNI) terjangkit virus covid-19 adalah peserta tabligh akbar. WNI yang terjangkit virus korona di sana berjumlah tiga orang.

    Baca: Korona Menyebar di Tabligh Malaysia, 700 WNI Jadi Peserta.

    "Betul (jemaah tabligh akbar), ketiganya dirawat di RS di Malaysia," kata Faizasyah, kepada Medcom.id, Selasa 17 Maret 2020.

    Meski demikian, Faizasyah mengaku belum mengetahui kondisi kesehatan 693 WNI lainnya yang mengikuti tabligh akbar di Masjid Jamek Sri Petaling Kuala Lumpur Tersebut. Menurutnya, para WNI tersebut akan mendapatkan travel alert card saat kembali ke Indonesia.

    "Dan akan ada pengecekan kesehatan di bandara kedatangan," imbuhnya.

    Sebelumnya, KBRI Kuala Lumpur melaporkan ada tiga WNI yang terjangkit virus korona covid-19 di Malaysia. Laporan ini merujuk siaran pers dari Kementerian Kesehatan Malaysia.
     
    "Merujuk siaran pers Kementerian Kesehatan Malaysia, terdapat tiga warga negara Indonesia yang terjangkit covid-19 di Malaysia," kata KBRI Kuala Lumpur dalam pernyataan tertulis yang dikeluarkan pada Senin, 16 Maret 2020.
     
    KBRI Kuala Lumpur kembali mengimbau seluruh WNI agar selalu menjaga kondisi kesehatan dan melakukan tindakan pencegahan. Selain itu, mereka juga meminta agar WNI tidak panik.

    Sebanyak 696 WNI ikut tabligh akbar di Masjid Sri Jamek Petaling, Malaysia. Hingga 16 Maret 2020, Kemenkes Malaysia mengonfirmasi ada 553 kasus covid-19 di Malaysia. Sebanyak 42 kasus dinyatakan sembuh, sementara 511 kasus dalam perawatan intensif.

    Baca: Pandemi Korona, Malaysia Lockdown Hingga Akhir Maret.

    Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin sudah mengumumkan pembatasan total aktivitas publik dalam rangka menekan penyebaran virus korona covid-19. Pembatasan atau lockdown berskala nasional ini akan mulai diberlakukan pada Rabu, 18 Maret 2020 hingga 31 Maret mendatang.
     
    Beberapa pembatasan ini meliputi penghentian semua acara keagamaan, olahraga dan perkumpulan sosial serta budaya; melarang warga Malaysia untuk bepergian ke luar negeri; dan mengharuskan mereka yang baru datang dari luar negeri untuk mengisolasi diri.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id