comscore

Pimpin Protes Oposisi Menentang PM Malaysia, Anwar Ibrahim Diinterogasi

Fajar Nugraha - 07 Agustus 2021 18:05 WIB
Pimpin Protes Oposisi Menentang PM Malaysia, Anwar Ibrahim Diinterogasi
Pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim bersama Istrinya, Wan Azizah Wan Ismail. Foto: The Star
Petaling Jaya: Pemimpin oposisi Datuk Seri Anwar Ibrahim saat ini merekam pernyataannya dalam pertemuan di Dataran Merdeka pada 2 Agustus. Aksi demonstrasi itu untuk memprotes penundaan sidang khusus Parlemen di Malaysia.

Anwar tiba di kantor PKR di sini sekitar pukul 11.00 ??siang. Tidak lama kemudian empat polisi datang juga. Pada protes itu, Anwar mendesak Muhyiddin Yasin mundur dari posisi perdana menteri.
Sejauh ini 14 anggota parlemen Oposisi lainnya juga telah mencatat pernyataan mereka atas protes tersebut, termasuk anggota parlemen Kepong Lim Lip Eng dan anggota parlemen Simpang Renggam Dr Maszlee Malik.

Sebelumnya Inspektur Jenderal Polisi Datuk Seri Acryl Sani Abdullah Sani mengatakan total 206 laporan polisi diajukan pada rapat umum yang dihadiri oleh anggota parlemen Oposisi pada 2 Agustus.

Kepala polisi Kuala Lumpur Comm Datuk Azmi Abu Kassim juga mengatakan semua individu, termasuk anggota parlemen, yang terlibat dalam demonstrasi di dekat Dataran Merdeka, akan dipanggil oleh polisi untuk membantu penyelidikan.

Pengacara Anwar, Datuk Sankara Nair mengatakan bahwa petugas polisi mencatat pernyataan Anwar dan istrinya Datuk Seri Dr Wan Azizah Wan Ismail dan itu selesai sekitar pukul 12.30.

“Pernyataan diberikan dan mereka profesional dan baik Datuk Seri Anwar maupun Datuk Seri Dr Wan Azizah memberikan kerja sama penuh mereka,” sebut Sankaa Nair, seperti dikutip Malay Mail, Sabtu 7 Agustus 2021.

“Pertanyaan tentang pertemuan di Dataran Merdeka. Saya yakin penyelidikan masih berlangsung dan beberapa anggota parlemen lainnya telah dipanggil sebelumnya,” katanya saat ditemui di luar kantor PKR di sini.

Dia menambahkan bahwa kasus itu sedang diselidiki di bawah beberapa bagian termasuk Bagian 233 dari Undang-Undang Komunikasi dan Multimedia 1998, untuk penyalahgunaan jaringan atau fasilitas jaringan di Malaysia.

Sebelumnya Inspektur Jenderal Polisi Datuk Seri Acryl Sani Abdullah Sani mengatakan, total 206 laporan polisi diajukan pada rapat umum yang dihadiri oleh anggota parlemen Oposisi pada 2 Agustus.

Kepala polisi Kuala Lumpur Comm Datuk Azmi Abu Kassim juga mengatakan semua individu, termasuk anggota parlemen, yang terlibat dalam unjuk rasa di dekat Dataran Merdeka kemudian akan dipanggil oleh polisi untuk membantu penyelidikan.

Beberapa anggota parlemen oposisi telah merekam pernyataan mereka atas protes tersebut, termasuk anggota parlemen Kepong Lim Lip Eng dan anggota parlemen Simpang Renggam Dr Maszlee Malik.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id