RI Soroti Kerja Sama Kesehatan ASEAN-India

    Marcheilla Ariesta - 28 Oktober 2021 23:16 WIB
    RI Soroti Kerja Sama Kesehatan ASEAN-India
    Presiden Joko Widodo - - Foto: MI/Ramdani



    Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pentingnya membangun kerja sama kesehatan antara ASEAN dan India dalam menghadapi pandemi. India memiliki kapasitas yang besar pada sektor kesehatan, terutama dalam bidang farmasi.

    "Tidak saja dalam mengatasi pandemi covid-19, namun juga untuk mempersiapkan diri kita menghadapi pandemi-pandemi yang akan datang," ujar Jokowi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 ASEAN-India secara virtual, Kamis, 28 Oktober 2021.

     



    India merupakan produsen vaksin terbesar di dunia dan produk farmasi tersebar ketiga di dunia. Hal tersebut dapat menjadi modal besar untuk memperkuat kerja sama industri farmasi antara ASEAN dan India.

    Beberapa hal dapat dikerjasamakan, antara lain diversifikasi lokasi produksi kebutuhan medis, peningkatan produksi obat dan vaksin, kerja sama riset dan pengembangan vaksin dengan teknologi terkini, membangun jaringan serta menjadi bagian dari pusat distribusi regional industri farmasi.

    "Di tingkat global, dukungan TRIPS Waiver di WTO harus dilakukan. Ini penting memfasilitasi akses teknologi terkini obat-obatan maupun vaksin," tutur dia.

    Baca: Perlindungan WNI Hingga Vaksin Dibahas Dalam Pertemuan ASEAN-India

    Jokowi mengatakan kerja sama dalam bidang sumber daya manusia (SDM) kesehatan juga perlu dilakukan. Hingga Juli 2021, India tercatat memiliki perguruan tinggi dengan jurusan kedokteran yang cukup banyak.

    "Dengan pengalaman dan keunggulan SDM yang dimiliki, India dapat mendukung peningkatan kapasitas SDM negara ASEAN di bidang kesehatan," kata dia.

    Presiden memandang program 1.000 PhD yang dicanangkan India dapat diprioritaskan pada bidang bioscience dan biotechnology. Selain itu, Jokowi meminta program magang dan penelitian pada perusahaan kesehatan di India dapat terbuka lebar.

    "Fasilitasi magang dan penelitian pada perusahaan bidang kesehatan di India agar dibuka seluas-luasnya bagi negara ASEAN," ujar dia.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id