comscore

Kamboja dan Tiongkok Bantah Bangun Pangkalan Militer Rahasia

Willy Haryono - 08 Juni 2022 19:30 WIB
Kamboja dan Tiongkok Bantah Bangun Pangkalan Militer Rahasia
Aktivitas di Pangkalan Laut Ream di Kamboja, 26 Juli 2019. (TANG CHHIN Sothy / AFP)
Phnom Penh: Kamboja dan Tiongkok membantah kabar bahwa keduanya tengah membangun pangkalan laut rahasia untuk armada Negeri Tirai Bambu. Kabar mengenai pembangunan tersebut membuat Australia khawatir.

"Kami mendorong Beijing agar transparan tentang niatnya dan memastikan bahwa kegiatannya mendukung keamanan dan stabilitas regional," kata Perdana Menteri Australia Anthony Albanese kepada wartawan, dilansir dari Channel News Asia, Rabu, 8 Juni 2022.
Mengutip pejabat Barat, The Washington Post melaporkan bahwa fasilitas baru di pangkalan Ream Kamboja sedang dibangun untuk aktivitas "eksklusif" angkatan laut Tiongkok. Titik itu berlokasi di Teluk Thailand yang strategis.

Pangkalan itu merupakan tempat sensitif dalam hubungan AS-Kamboja selama bertahun-tahun. Washington sudah lama menduga fasilitas itu diubah untuk dipakai Tiongkok  dalam memperkuat pengaruh internasional melalui jaringan pos militer.

Wakil Perdana Menteri Kamboja, Prak Sokhonn, menyebut laporan The Washington Post sebagai "tuduhan tidak berdasar." Bantahan itu disampaikan dalam panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong, sebagaimana tercantum dalam pernyataan dari Phnom Penh pada Selasa malam.

Sebelumnya, seorang juru bicara pemerintah Kamboja, Phay Siphan, mengatakan bahwa pembangunan fasilitas di Ream "tidak dirahasiakan."

"Kamboja tidak akan mengizinkan militer Tiongkok menggunakan lokasi tersebut secara eksklusif, atau mengembangkannya sebagai pangkalan militer," kata Phay kepada AFP.

Perdana Menteri Kamboja Hun Sen telah berulang kali bersikeras bahwa pembangunan di Ream merupakan langkah modernisasi pangkalan dengan fasilitas perawatan kapal baru, yang dikembangkan dengan bantuan Tiongkok.

"Kamboja tidak membutuhkan kehadiran militer asing di wilayah sendiri," katanya dalam pidato bulan lalu.

Tiongkok juga menyangkal tuduhan bahwa pangkalan itu semata-mata dibangun untuk keperluan Beijing.

"Perubahan Pangkalan Angkatan Laut Ream hanya untuk memperkuat kemampuan angkatan laut Kamboja dalam menegakkan kedaulatan teritorial maritim dan menindak kejahatan laut," kata jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian kepada wartawan di Beijing.

Kritik Washington disebut Zhao merupakan spekulasi "jahat untuk menyerang dan menodai" Kamboja.

Menteri Pertahanan Kamboja dan duta besar Tiongkok menghadiri upacara peletakan batu pertama pada Rabu ini di beberapa fasilitas baru Ream, seperti bengkel kapal dan dermaga. (Kaylina Ivani)

Baca:  Dekat dengan Tiongkok, AS Berlakukan Embargo Senjata Terhadap Kamboja

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id