Sambangi Markas FPI, Staf Kedubes Jerman Dilarang Kembali ke Indonesia

    Marcheilla Ariesta - 29 Desember 2020 17:30 WIB
    Sambangi Markas FPI, Staf Kedubes Jerman Dilarang Kembali ke Indonesia
    Menlu Retno Marsudi menjelaskan perihal staf kedubes Jerman yang ke markas FPI. Foto: Screengrab video Kemenlu RI


    Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan staf Kedutaan Besar Jerman yang melakukan kunjungan ke markas Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan telah kembali ke negara asalnya. Ia menegaskan, staf tersebut tidak diizinkan kembali ke Indonesia.

    Baca: Kemenlu Jawab Tuduhan Kecolongan Terkait Pemulangan Diplomat Jerman.


    "Saya sampaikan, staf tersebut telah meninggalkan Indonesia pada 21 Desember 2020," ucapnya di Kementerian Luar Negeri, Selasa, 29 Desember 2020.

    Ia menuturkan Kementerian Luar Negeri juga telah melakukan komunikasi kembali dengan pemerintah pusat di Berlin dan Kedutaan Besar Jerman di Jakarta mengenai tindak lanjut masalah ini.

    "Dalam komunikasi tersebut, Kementerian Luar Negeri menyampaikan keputusan bahwa Pemerintah Indonesia tidak menghendaki yang bersangkutan kembali ke Indonesia," tegas Retno.

    Menlu Retno kembali menguraikan sejak kabar staf Kedubes Jerman ke markas FPI (dalam hal ini Menlu hanya menyebut sekretariat sebuah organisasi) , pihaknya telah melakukan pemanggilan kepala perwakilan Kedubes Jerman di Jakarta. Dalam panggilan itu, selain meminta klarifikasi, RI juga menyampaikan protes terkait kejadian tersebut.

    Dalam pertemuan itu, kepala perwakilan Kedubes Jerman, membenarkan adanya keberadaan staf kedutaan tersebut di Sekretariat FPI.

    "Kepala perwakilan Kedubes Jerman mengatakan bahwa keberadaan staf Kedubes Jerman di tempat tersebut dan pertemuan yang dilakukan adalah atas inisiatif pribadi tanpa mendapatkan perintah atau sepengetahuan pimpinan Kedubes Jerman," kata Retno.

    Ia menuturkan, "perwakilan Kedubes Jerman ini juga menyampaikan permintaan maaf dan penyesalan atas kejadian tersebut". Meski demikian, kepala perwakilan menyangkal isi pernyataan yang disampaikan salah satu pimpinan FPI.

    "Kepala Perwakilan Kedutaan Jerman memastikan bahwa insiden tersebut tidak mencerminkan kebijakan pemerintah dan Kedubes Jerman, serta menolak tegas kesan bahwa kedatangan staf Kedubes Jerman itu sebagai bentuk dukungan Jerman terhadap organisasi tersebut," imbuhnya.

    Kedubes Jerman juga, kata Retno menyampaikan dukungan dan komitmen untuk terus melanjutkan kerja sama bilateral dengan Indonesia untuk melawan intoleransi, radikalisme dan ujaran kebencian.

    "Kepala Kedubes Jerman mengatakan staf tersebut diminta kembali (ke Jerman) dengan segera untuk mempertanggungjawabkan tindakannya dan memberikan klarifikasi kepada pemerintahnya," pungkas Menlu perempuan pertama Indonesia itu.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id