Hikmahanto Dorong Kemenlu Kecam Temuan Drone Sea Glider

    Willy Haryono - 04 Januari 2021 16:05 WIB
    Hikmahanto Dorong Kemenlu Kecam Temuan Drone Sea Glider
    Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana. (Medcom.id)
    Jakarta: Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Yudo Margono telah menyampaikan bahwa benda yang ditemukan oleh nelayan di perairan Selayar bukanlah kendaraan nirawak atau drone, melainkan Sea Glider. Ia juga menyampaikan bahwa Sea Glider ini dilengkapi sejumlah sensor yang dapat merekam berbagai data seperti kedalaman laut, arah arus, suhu, kadar oksigen, kesuburan laut, hingga suara ikan. 

    Di tengah dugaan sejumlah pihak bahwa Sea Glider itu merupakan milik negara asing, sejauh ini KSAL belum dapat memastikan status kepemilikannya.

    "Ini menambah kuat dugaan Sea Glider merupakan perangkat mata-mata, dan bukan dimiliki oleh swasta," kata Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana, dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id pada Senin, 4 Januari 2021.

    Baca:  Prabowo Minta Publik Tak Berpolemik Soal Drone di Kepulauan Selayar

    Hikmahanto mengatakan bahwa dalam dunia intelijen, para agen bekerja secara senyap dan menghapus atribut apapun dalam menggunakan peralatan tertentu. Atribut yang biasa dihilangkan, lanjut Hikmahanto, adalah yang terkait dengan negara.

    "Tujuannya satu, agar bila terkuak, negara yang dimata-matai tidak bisa dengan mudah menuding," tutur Hikmahanto. 

    "Bahkan bila agen intelijen yang terkuak melakukan tindakan mata-mata, maka negara si agen tersebut berasal, tidak akan mengakui tindakannya," lanjut dia.

    Terkait penemuan Sea Glider ini, Hikmahanto menyarankan pemerintah untuk menyelidikinya secara seksama, terutama mengenai status kepemilikannya. Ia menilai penyelidikan dapat dilakukan dengan menghubungi berbagai pakar dunia yang mendalami hal ini melalui perwakilan Indonesia di seluruh dunia. 

    Sembari menunggu penyelidikan berlangsung, Hikmahanto mendorong Kementerian Luar Negeri untuk membuat pernyataan keras, bahwa Indonesia tidak akan segan melakukan tindakan tegas kepada negara manapun yang terbukti memiliki Sea Glider tersebut.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id