Kondisi TKI yang Disiksa di Malaysia Semakin Membaik

    Marcheilla Ariesta - 03 Desember 2020 16:41 WIB
    Kondisi TKI yang Disiksa di Malaysia Semakin Membaik
    Menlu Retno Marsudi jelaskan mengenai kondisi WNI di Malaysia yang disiksa. Foto: Dok.Kemenlu RI
    Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan kondisi MH, tenaga kerja Indonesia yang disiksa di Malaysia semakin membaik. Pihak KBRI Kuala Lumpur terus memonitor kondisi WNI tersebut.

    "Pasca penyelamatan, langkah-langkah tindak lanjut penanganan MH antara lain, pertama memonitor terus kondisinya di Rumah Sakit Kuala Lumpur. Kondisi yang bersangkutan saat ini stabil dan semakin membaik," tutur Retno dalam jumpa pers virtual, Kamis, 3 Desember 2020.

    Baca: Penyiksaan Pekerja Migran Mei Herianti Dikecam.

    Retno mengatakan sudah menghubungi pihak keluarga MH di Indonesia. Menurut rencana, kata Retno, KBRI akan memfasilitasi video call antara MH dengan keluarga di Indonesia.

    Kementerian Luar Negeri juga telah memanggil Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, untuk menyampaikan kecaman atas terus berulangnya kasus penyiksaan terhadap pekerja migran Indonesia. Pihak KBRI juga telah menugaskan pengacara untuk memantau proses penegakan hukum terhadap majikan MH.

    "Kasus MH ini kembali menjadi wake up call mengenai pentingnya membangun koridor migrasi aman bagi pekerja migran sektor domestik Indonesia ke Malaysia," kata Retno.

    "Sebagaimana diketahui, nota kesepahaman (MoU) Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Sektor Domestik Indonesia ke Malaysia telah habis masa berlakunya," tegasnya.

    Baca: Kemenlu Panggil Dubes Malaysia Terkait Penyiksaan TKI.

    Karenanya, Indonesia mendorong penyelesaian perundingan MoU tersebut dilakukan segera. "Untuk memastikan perlindungan penuh bagi PMI sejak berangkat, bekerja di Malaysia, hingga kembali lagi ke Indonesia," tegasnya.

    MH mengalami berbagai penyiksaan dari majikannya, mulai dari pukulan benda tumpul, sayatan benda tajam, hingga disiram air panas. Saat ini, majikan Mei telah ditahan dan dikenakan pasal pelanggaran Anti-Trafficking in Persons and Anti-Smuggling of Migrants Act 2007.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id