comscore

Populer Internasional: Kapal Rohingya Terbalik hingga Sindiran Quad untuk Tiongkok

Willy Haryono - 25 Mei 2022 13:04 WIB
Populer Internasional: Kapal Rohingya Terbalik hingga Sindiran Quad untuk Tiongkok
Pengungsi Rohingya menanti kedatangan kapal usai berhasil menyeberang dari Myanmar ke Bangladesh. (AFP)
Yangon: Kepolisian Myanmar menemukan jenazah 14 orang yang terdampar di pantai negara itu. Badan Pengungsi PBB (UNHCR) mengatakan, korban tewas termasuk anak-anak dari etnis Rohingya.

Kabar tersebut menjadi salah satu berita terpopuler di kanal internasional Medcom.id pada Rabu, 25 Mei 2022. Dua berita terpopuler lainnya adalah seputar alasan Arab Saudi melarang kunjungan ke Indonesia dan sindiran grup Quad untuk Tiongkok.
Berikut selengkapnya:

Kapal Terbalik, Polisi Myanmar Temukan 14 Jenazah Rohingya di Pantai

UNHCR khawatir, 17 orang tewas setelah perahu mereka terbalik. Sebuah organisasi penyelamat menuturkan, kelompok itu sedang berusaha mencapai Malaysia.

"Empat belas jenazah ditemukan, dan 35 lainnya, termasuk pemilik perahu diselamatkan hidup-hidup," ucap Letnan Kolonel Tun Shwe, juru bicara polisi di Pathein.

UNHCR mengatakan kapal itu dilaporkan meninggalkan Sittwe di Myanmar barat pada 19 Mei. Kapal menghadapi gelombang ganas sebelum terbalik dua hari kemudian.

Seperti apa kronologi kasus tenggelamnya kapal Rohingya tersebut? Cek selengkapnya di sini.

Ini 3 Alasan Arab Saudi Larang Warganya Bepergian ke Indonesia

Pemerintah Arab Saudi melarang warganya untuk bepergian ke beberapa negara termasuk Indonesia. 

Total ada 16 negara yang masuk dalam larangan bepergian warga Arab Saudi, antara lain Lebanon, Suriah, Turki, Iran, Afghanistan, India, Yaman, Somalia, Ethiopia, Republik Demokratik Kongo, Libya, Vietnam, Armenia, Belarusia, Venezuela, dan Indonesia.

Salah satu alasan Saudi adalah masih meningkatnya kasus Covid-19 di 16 negara tersebut, termasuk Indonesia.

Pemerintah Indonesia sendiri meminta Arab Saudi untuk mengkaji ulang larangan tersebut. Pasalnya Indonesia menunjukkan data penurunan kasus Covid-19.

Apa dua alasan lain yang disampaikan Saudi? Cek selengkapnya di sini.

Sindir Tiongkok, Quad Peringatkan Upaya Ubah Status Quo Secara Paksa

Para pemimpin Jepang, India, Australia dan Amerika Serikat (AS) memperingatkan upaya 'mengubah status quo dengan paksa' yang dilakukan Tiongkok terhadap Taiwan. Pernyataan bersama kelompok Quad ini menghindari penyebutan langsung nama Tiongkok.

Dokumen yang disusun dengan hati-hati itu juga merujuk pada konflik di Ukraina, tetapi tanpa menawarkan posisi bersama dalam invasi yang ditolak mentah-mentah oleh India.

"Ketika invasi Rusia ke Ukraina mengguncang prinsip-prinsip dasar tatanan internasional kami menegaskan bahwa upaya sepihak untuk mengubah status quo dengan paksa tidak akan pernah ditoleransi di mana pun, terutama di kawasan Indo-Pasifik," kata Perdana Menteri Jepang kata Fumio Kishida.

Apa lagi yang disampaikan Quad mengenai pertemuan ini? Cek selengkapnya di sini.

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id