Muncul Klaster Baru Covid-19, Laos Tutup Perbatasan dengan Thailand

    Marcheilla Ariesta - 22 April 2021 20:27 WIB
    Muncul Klaster Baru Covid-19, Laos Tutup Perbatasan dengan Thailand
    Laos tutup perbatasan dengan Thailand karena covid-19. Foto: AFP.



    Vientiane: Laos mengunci ibukotanya dan menutup perbatasan internasional mereka akibat virus korona (covid-19) di negaranya. Langkah ini diambil setelah Laos mengidentifikasi adanya klaster covid-19 yang terhubung dengan negara tetangganya, Thailand.

    Penduduk di Vientiane dilarang meninggalkan kota tersebut. Sementara itu, orang luar harus mendapatkan izin untuk masuk.






    Perbatasan internasionalnya ditutup kecuali untuk truk yang membawa barang atau dalam kasus yang diizinkan gugus tugas covid-19 mereka.

    "Perintah penguncian ini sudah ditandatangani oleh Perdana Menteri Phankham Viphavanh," kata kantor berita negara, KPL.

    Dilansir dari Channel News Asia, Kamis, 22 April 2021, PM Phankham juga melarang semua penduduk Vientiane meninggalkan rumah kecuali untuk belanja makanan, kunjungan rumah sakit dan tugas resmi lainnya. Pembatasan ini akan berlaku hingga 5 Mei mendatang.

    Perintah itu diumumkan setelah Laos melaporkan 28 kasus baru covid-19. Dengan angka tersebut, negara itu memiliki total 88 kasus covid.

    Vientiane Times melaporkan 26 dari 28 kasus baru adalah penduduk ibu kota yang melakukan kontak dengan seorang mahasiswa di Universitas Nasional Laos yang tertular virus dari seorang pria Thailand. Dikatakan dua lainnya adalah pekerja yang telah kembali dari Thailand ke provinsi selatan Champassak.

    Baca juga: Thailand Berusaha Dapatkan 5-10 Juta Vaksin Pfizer-BioNTech

    Thailand memang tengah memerangi gelombang terburuk covid-19, namun sejauh ini mereka belum memberlakukan penguncian nasional. Meski demikian, beberapa provinsi sudah menerapkan karantina bagi pengunjung terutama dari tempat-tempat dengan wabah aktif yang banyak.

    Pejabat Thailand melaporkan 1.470 kasus baru, menjadikan total infeksi lebih dari 48 ribu. Mereka juga melaporkan adanya tujuh kematian baru sehingga totalnya mencapai 117 kasus.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id