Antisipasi Omicron dan Percepatan Vaksinasi Global Jadi Pembahasan COVAX AMC-EG

    Marcheilla Ariesta - 07 Desember 2021 08:46 WIB
    Antisipasi Omicron dan Percepatan Vaksinasi Global Jadi Pembahasan COVAX AMC-EG
    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Foto. Dok. Kemenlu RI



    Jakarta: Percepatan vaksinasi global kembali dibahas Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam pertemuan virtual COVAX Advance Market Commitment Engagement Group (AMC EG) ke-7. Menurut Retno, percepatan vaksin berguna untuk memenuhi target Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

    "Kita hanya memiliki kurang dari empat minggu hingga akhir tahun, dan saat ini kita menghadapi varian baru, Omicron," kata Retno, dikutip dari pernyataan Kementerian Luar Negeri, Senin, 6 Desember 2021.

     



    "Hal ini mengingatkan kita tentang bahayanya menunda kesetaraan vaksin, dan pentingnya bagi peningkatan upaya untuk segera mewujudkan kesetaraan vaksin bagi semua," lanjutnya.

    Dalam pertemuan terakhir COVAX AMC EG di 2021, Menlu Retno memimpin dua sesi pertemuan yang membahas mengenai perkembangan varian Omicron dan capaian serta tantangan yang dihadapi COVAX dalam satu tahun terakhir.

    Terkait perkembangan Omicron, perwakilan dari WHO menyampaikan bahwa varian terbaru ini dilaporkan terdeteksi di 45 negara. Bahkan, beberapa negara sudah mengalami transmisi lokal.

    Hingga saat ini, WHO belum menerima laporan kematian terkait vaksin Omicron. Data yang ada saat ini belum bisa disimpulkan jika varian Omicron lebih menular atau membawa dampak lebih parah dari varian Delta.

    Penelitian lebih lanjut terkait varian baru ini tengah dilakukan. Negara-negara diimbau untuk terus melakukan langkah antisipasi melalui protokol kesehatan ketat, peningkatan testing dan tracing, dan percepatan vaksinasi.

    Terkait capaian dan tantangan yang dihadapi COVAX, Sekretariat COVAX telah menyampaikan berbagai perkembangan terkait penggalangan dana, distribusi vaksin, dan peningkatan kapasitas penyerapan vaksin di berbagai negara.

    COVAX saat ini telah menghimpun dana sebesar USD10,9 miliar, melebihi target semula, yaitu USD9,3 miliar. Adapun mengenai distribusi vaksin, dari total target 950 juta dosis untuk tahun 2021, COVAX telah mendistribusikan 611 juta dosis vaksin covid-19 ke 144 negara.

    Hingga 6 Desember 2021, Indonesia telah menerima 45.224.550 dosis vaksin dari COVAX Facility.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id