Populer Internasional: Pejabat Partai Suu Kyi Meninggal hingga Tiongkok Sebut Klaim Genosida Uighur Absurd

    Fajar Nugraha - 08 Maret 2021 12:58 WIB
    Populer Internasional: Pejabat Partai Suu Kyi Meninggal hingga Tiongkok Sebut Klaim Genosida Uighur Absurd
    Aung San Suu Kyi hingga saat ini masih ditahan oleh pihak militer Myanmar. Foto: AFP



    Yangon: Pejabat dari Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang dipimpin oleh Aung San Su Kyi, dikabarkan meninggal. Pejabat partai itu meninggal dalam tahanan militer.

    Jenazah U Khin Maung Latt telah diserahkan ke keluarganya pada Minggu, 7 Maret, di tengah laporan dirinya meninggal usai pingsan. Kabar kematiannya menjadi berita terpopuler Internasional Medcom.






    Diikuti dengan kabar mengenai serikat dagang Myanmar ancam matikan ekonomi. Ini terkait penolakan mereka terhadap kudeta yang dilakukan militer.

    Selain itu kabar mengenai Menteri Luar Negeri Tiongkok yang membantah klaim genosida yang negaranya lakukan terhadap etnis Uighur, juga menjadi yang terpopuler. Berikut deretan berita terpopuler Internasional Medcom:

    1. Pejabat Partai Suu Kyi Meninggal di Tahanan Militer Myanmar

    Seorang pejabat dari partai milik pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi meninggal di tahanan militer usai dirinya ditangkap dalam operasi pasukan keamanan di Yangon. Jenazah U Khin Maung Latt telah diserahkan ke keluarganya pada Minggu, 7 Maret, di tengah laporan dirinya meninggal usai pingsan.
     
    Beberapa foto memperlihatkan pakaian dengan noda darah di sekitar bagian kepala U Khin Maung, pria 58 tahun.
     
    Dikutip dari laman BBC, sejumlah aktivis mengatakan korban dipukuli polisi dan prajurit Myanmar selama berada di tahanan.

    Apa penyebab kematian dari pejabat partai NLD itu? Selanjutnya di sini.


    2. Lawan Kudeta, Serikat Dagang Myanmar Ancam Matikan Ekonomi

    Aliansi serikat dagang utama Myanmar menyerukan seluruh anggotanya untuk bersama-sama "mematikan" perekonomian negara mulai Senin, 8 Maret 2021, untuk mendukung gerakan menentang kudeta militer.



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id