comscore

Indonesia Masuk 5 Besar Negara dengan Jumlah Vaksinasi Covid-19 Terbanyak

Marcheilla Ariesta - 06 Januari 2022 16:00 WIB
Indonesia Masuk 5 Besar Negara dengan Jumlah Vaksinasi Covid-19 Terbanyak
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2022, Kamis, 6 Januari 2022./Youtube Kemenlu.
Jakarta: Indonesia menjadi salah satu negara dengan penduduk terbanyak yang mendapatkan vaksinasi penuh covid-19. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan, sebanyak 40 persen populasi sudah mendapatkan vaksinasi penuh hingga akhir 2021 lalu.

Angka 40 persen ini sesuai dengan yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

 



"Pada 22 Desember 2021, Indonesia sudah memenuhi target WHO melakukan vaksinasi penuh terhadap 40 penduduknya," ucap Menlu Retno dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri (PPTM) 2022 pada Kamis, 6 Januari 2022.

Retno mengatakan, Indonesia berhasil menyuntikkan lebih dari 270 juta dosis vaksin. Dengan demikian, Indonesia masuk dalam daftar lima besar dunia dalam vaksinasi covid-19.

"Menjelang akhir Desember 2021, Indonesia telah menyuntikkan lebih dari 270 juta dosis vaksin, kelima terbesar di dunia setelah RRT, India, Amerika Serikat, dan Brasil," lanjutnya.

Meski demikian, kata dia, masih ada tantangan selanjutnya dalam program vaksinasi. "Tantangan selanjutnya adalah memenuhi target 70 persen vaksinasi penuh dari total populasi pada pertengahan 2022," tutur Retno.

Baca juga: Medcom.id Raih Penghargaan Adam Malik Awards 2022

Retno mengatakan, Indonesia juga akan terus memperjuangkan kesetaraan akses vaksin bagi semua negara. Perjuangan ini, tegas Retno, dibawa Indonesia di semua forum internasional.

Sepanjang 2021, RI terus berupaya mengamankan suplai vaksin untuk masyarakat. Sebanyak 20,15 persen vaksin berasal dari COVAX dan sisanya merupakan dose-sharing negara-negara sahabat yang didapat gratis.

Di tahun ini, Retno menambahkan, diplomasi kesehatan akan tetap menjadi salah satu prioritas Indonesia. Penguatan akan dilakukan di berbagai sektor, seperti memperkuat infrastruktur kesehatan nasional maupun industri kesehatan, baik itu obat atau vaksin.

"Pandemi covid-19 mengajarkan kita untuk memperbaiki ketahanan kesehatan nasional dan global," serunya.

Indonesia, tegas Retno, harus mampu memproduksi vaksin sendiri dan dapat menjadi hub produksi vaksin di kawasan. Ia menambahkan, RI harus mampu membuat obat sendiri dan memenuhi bahan baku obat.

Di tingkat global, ucap Retno, arsitektur kesehatan dunia harus diperkuat agar lebih siap dalam menghadapi ancaman pandemi ke depan.

"Penguatan arsitektur kesehatan global menjadi salah satu prioritas keketuaan Indonesia pada G20," lanjut dia.

Retno mengungkapkan Indonesia menilai penting sebuah Pandemic Treaty yang baru. Tujuannya untuk mempersiapkan dunia menghadapi pandemi ke depan.

"Indonesia siap berkontribusi secara konstruktif dalam proses negosiasi Pandemic Treaty tersebut," pungkasnya.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id