Didemo Rakyat, PM Thailand Tolak Mundur

    Marcheilla Ariesta - 16 Oktober 2020 17:20 WIB
    Didemo Rakyat, PM Thailand Tolak Mundur
    Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-o-Cha. Foto: AFP.
    Bangkok: Demo terus terjadi di Thailand menuntut reformasi kerajaan dan pengunduran diri Perdana Menteri Prayuth Chan-o-cha. Meskipun didemo, Prayuth menolak untuk mundur dari posisinya.

    "Saya tidak akan mundur," kata Prayuth usai menghadiri rapat darurat dengan kabinet di ibu kota Bangkok, dilansir dari AFP, Jumat, 16 Oktober 2020.

    Prayuth mengatakan pemerintah sepakat untuk menetapkan status darurat nasional selama 30 hari mulai hari ini. Ia menambahkan, kebijakan tersebut diambil untuk mengendalikan aksi demonstrasi yang dilakukan kelompok pro demokrasi.

    Dengan status darurat nasional, aparat keamanan diperbolehkan menahan individu yang dicurigai selama 30 hari tanpa alasan tertentu. Mereka juga berhak melarang perkumpulan yang diikuti lebih dari lima orang.

    Prayuth menuturkan jika pemerintah memberlakukan jam malam jika aksi demo terus terjadi dan membesar.

    Keputusan tersebut menyusul penerbitan dekrit darurat oleh pemerintah Thailand pada Kamis kemarin. Hingga saat ini, sekitar 40 orang ditangkap sejak awal pekan.

    Prayuth menyarankan supaya para demonstran dan aktivis berdoa di kuil ketimbang turun ke jalan, karena khawatir dengan penyebaran virus corona.


    (FJR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id