Jokowi dan Muhyiddin Bicarakan Diskriminasi Sawit

    Nur Azizah - 05 Februari 2021 14:41 WIB
    Jokowi dan Muhyiddin Bicarakan Diskriminasi Sawit
    Ilustrasi. FOTO: MI/Aries Munandar



    Jakarta: Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin membahas soal diskriminasi sawit yang dilakukan Uni Eropa. Isu ini dinilai penting lantaran Indonesia dan Malaysia merupakan eksportir minyak sawit terbesar di dunia.

    "Kami membahas sawit, Indonesia akan terus berjuang untuk melawan diskriminasi terhadap sawit," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat, 5 Februari 2021.






    Jokowi mengatakan perjuangan Indonesia dalam mengatasi diskriminasi akan optimal bila didukung Pemerintah Malaysia. Dia berharap Malaysia memiliki komitmen yang sama.

    "Perjuangan tersebut akan lebih optimal jika dilakukan bersama dan Indonesia mengharapkan komitmen yang sama dengan Malaysia mengenai isu sawit ini," ujarnya.

    Baca: 2021, Permintaan Sawit Global Meningkat

    Indonesia-Malaysia juga membahas travel corridor arrangement (TCA) kedua negara. Namun, pemberlakuan TCA belum diputuskan.

    "Saya juga menyampaikan pentingnya negara ASEAN segera menyelesaikan ASEAN Travel Corridor Framework dan di masa sulit seperti ini menjadi kepentingan ASEAN untuk terus menunjukkan soliditas," ujar Jokowi.

    Muhyiddin menjadi tamu negara pertama Jokowi di 2021. Kunjungan kenegaraan ini juga yang pertama kali bagi Muhyiddin sejak menjabat PM Malaysia pada Maret 2020.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id