Bebas Sementara, Mantan PM Malaysia Bayar Jaminan Rp3,4 Miliar

    Fajar Nugraha - 30 Juli 2020 06:56 WIB
    Bebas Sementara, Mantan PM Malaysia Bayar Jaminan Rp3,4 Miliar
    Mantan PM Malaysia Najib Razak bersalah atas tuduhan korupsi 1MDB. Foto: AFP
    Kuala Lumpur: Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, dinyatakan bersalah atas tujuh dakwaan terkait korupsi dana 1 Malaysia Development Berhad (1MDB) membayar uang jaminan sebesar 1 juta Ringgit Malaysia atau sekitar Rp3,4 miliar. Untuk sementara Najib bisa menghirup kebebasan.

    Baca: Mantan PM Malaysia Najib Razak Dihukum 12 Tahun Penjara.

    Pengadilan Tinggi memerintahkan agar uang jaminan Rp3,4 miliar  yang sudah berlaku terhadap Najib, ditingkatkan lagi dengan jumlah yang sama. Ini adalah sebagai salah satu dari dua syarat baginya untuk dibebaskan sambil menunggu Pengadilan Banding.

    “Dengan uang jaminan terbaru yang harus dibayarkan, jumlah total uang jaminan Najib untuk semua kasus pengadilannya adalah tujuh juta Ringgit Malaysia atau sekitar Rp24 miliar,” lapor The Star, Kamis 30 Juli 2020.

    Anggota parlemen yang mewakili wilayah Pekan itu tiba di Kompleks Pengadilan Kuala Lumpur sekitar pukul 1.00 siang dengan putranya Norashman. Putranya merupakan salah satu dari dua penjamin bagi Najib. 

    Politikus berusia 67 tahun itu terlihat meninggalkan kantor Pengadilan Tinggi sekitar jam 1:30 siang, di tengah sejumlah personel media yang telah menunggunya sejak pagi.

    Ketika ia melewati media, Najib bercanda mengatakan bahwa para fotografer sudah mengambil banyak foto dirinya ketika ia dinyatakan bersalah pada Selasa.

    Najib dihukum oleh Pengadilan Tinggi dengan alasan bahwa pembelaannya gagal menimbulkan keraguan yang wajar atas semua tuduhan yang diajukan kepadanya. Dia dijatuhi hukuman 12 tahun penjara dan denda 210 juta Ringgit Malaysia atau sekitar Rp719 miliar.
    Dia mengajukan banding terhadap keputusan tersebut.

    Selain kenaikan jaminan sebagai salah satu dari dua syarat yang diberlakukan pada Selasa, Najib juga diharuskan melakukan wajib lapor ke kantor polisi terdekat dua kali sebulan.

    Hakim Mohd Nazlan sebelumnya memerintahkan agar semua hukuman penjara berjalan bersamaan. Kasus Najib melibatkan penggelapan dana SRC International Sdn Bhd yang merupakan anak perusahaan dari 1MDB.

    Meskipun dianggap terkait 1MDB, Najib Razak tetap menjadi figur berpengaruh di partai United Malays National Organisation (UMNO), yang kalah dalam pemilihan umum 2018 atas skandal 1MDB.
     
    Namun UMNO sekali lagi menjadi partai terbesar dalam koalisi berkuasa usai Muhyiddin Yassin menjadi PM Malaysia pada Maret lalu.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id