comscore

Menkes Malaysia Beri Tips Hadapi Orang Antivaksin

Marcheilla Ariesta - 20 November 2021 21:31 WIB
Menkes Malaysia Beri Tips Hadapi Orang Antivaksin
Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin./FPCI
Jakarta: Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin mengatakan, 95 persen orang dewasa di negaranya telah mendapatkan vaksinasi. Meski demikian, ia tetap harus berhadapan dengan orang antivaksin.

"Bagi kami, transparansi data menjadi hal terpenting sehingga program vaksinasi di Malaysia berhasil. Sebanyak 95 persen orang dewasa di Malaysia sudah divaksinasi," ucap Khairy, dalam diskusi 'COVID-19 Pandemic in Year Two: The Challenge of Vaccinating the Global Population' di Global Town Hall (GTH) 2021, Sabtu, 20 November 2021.
Ia mengatakan, setelah tingkat vaksinasi melewati 40 hingga 50 persen, tingkat kematian menurun, begitu pula dengan keragu-raguan masyarakat akan vaksin yang juga menurun. "Tapi hal lain adalah, Anda harus berhadapan langsung dengan antivaxxers (sebutan orang antivaksin)," tuturnya.

Ia mengatakan, mereka hanya irasional dan harus diberitahu mengenai sains dan fakta terkait vaksin. "Biarkan para antivaxxer mempermalukan diri mereka sendiri," lanjut dia.

Baca juga: Menlu Retno Ajak Negara Kaya Berbagi Vaksin

Khairy menuturkan, banyak yang memintanya untuk mengabaikan saja antivaxxer. Namun, kata dia, dalam semangat keterbukaan dan transparansi memberi mereka hak untuk mendapatkan jawaban.

"Kami mengatakan untuk antivaxxer bahwa orang yang menolak untuk divaksinasi mendapat perlakuan lebih buruk dibanding mereka yang tidak dapat divaksinasi karena alasan kesehatan," tuturnya.

Ia menjelaskan, mereka tidak bisa pergi ke pusat perbelanjaan. Bahkan harus membayar lebih untuk melakukan tes covid-19 rutin jika ingin pergi ke institusi publik.

"Jadi saya pikir kami telah merangkul keterbukaan, dengan data transparansi yang tersedia, dan terlibat dengan orang-orang seperti itu," lanjut Khairy.

Ia berharap, banyak orang semakin sadar akan pentingnya vaksin agar pandemi bisa segera usai.

Sementara itu, GTH 2021 merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI). Kegiatan ini membahas berbagai isu, mulai dari vaksin, pemulihan ekonomi, hingga Afghanistan.

Tahun ini, GTH 2021 mengangkat tema 'Managing Competition, Conflict, and Cooperation in a Pandemic World'. 

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id