Ketua ASEAN-Menlu Inggris Bahas Situasi Myanmar pada Pertemuan G7

    Fajar Nugraha - 07 Mei 2021 12:59 WIB
    Ketua ASEAN-Menlu Inggris Bahas Situasi Myanmar pada Pertemuan G7
    Pertemuan Menlu G7 di London, Inggris pada 4 Mei 2021. (Stefan Rousseau / POOL / AFP)



    London: Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengadakan pertemuan dengan Ketua ASEAN yang juga Menteri Luar Negeri Brunei Dato Erywan, saat pertemuan Menteri Luar Negeri dan Pembangunan G7. Ini adalah pertama kalinya perwakilan dari ASEAN diundang menghadiri pertemuan para Menteri Luar Negeri G7.

    Undangan Inggris kepada Ketua ASEAN untuk menghadiri pertemuan G7 menandakan besarnya keinginan Inggris untuk lebih mendekatkan hubungan dengan kawasan Indo-Pasifik, sebagaimana diuraikan dalam Tinjauan Terpadu Inggris (Integrated Review) bidang Keamanan, Pertahanan, Pembangunan, dan Kebijakan Luar Negeri yang diterbitkan pada Maret lalu.

     



    Baca: Undangan untuk ASEAN di KTT G7 Buktikan Komitmen Inggris.

    Pertemuan kedua Menteri Luar Negeri hari ini merupakan yang pertama sejak para Pemimpin ASEAN menyetujui permohonan Inggris untuk menjadi Mitra Dialog pada pertemuan mereka di Jakarta pada 24 April. Para Kepala Negara menugaskan para Menteri Luar Negeri ASEAN untuk memulai langkah-langkah untuk meresmikan Inggris menjadi Mitra Dialog pada Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke-54 pada Agustus tahun ini.

    Permohonan Inggris untuk status Mitra Dialog mencerminkan komitmen Inggris untuk wilayah Indo-Pasifik. Dalam pembicaraan hari ini, kedua Menteri sepakat untuk membangun hubungan perdagangan Inggris-ASEAN yang lebih dalam dan kerja sama di bidang keamanan, serta untuk bekerja sama untuk mengatasi tantangan seperti perubahan iklim dan pemulihan dari covid-19.

    Berbicara setelah pertemuan, Menteri Luar Negeri Dominic Raab mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para Pemimpin ASEAN yang telah menerima aplikasi Inggris untuk status Mitra Dialog.

    “Kami menantikan kerja sama yang lebih erat dalam bidang perdagangan, iklim, dan keamanan regional,” ujarnya dalam keterangan tertulis Kedubes Inggris yang diterima Medcom.id, Jumat 7 Mei 2021.

    Lebih lanjut Raab menjelaskan dalam pertemuan tersebut keduanya juga membahas situasi yang sedang berlangsung di Myanmar.

    “Saya menggarisbawahi penolakan keras Inggris terhadap kudeta militer dan peran penting yang dapat dimainkan ASEAN berdasarkan prinsip-prinsip Piagam ASEAN. Saya berharap untuk dapat memperkuat komitmen kami di kawasan ASEAN lebih jauh lagi di tahun-tahun mendatang,” ungkap Raab.

    Topik utama lain yang dibahas dalam pertemuan tersebut termasuk cara untuk meningkatkan ambisi dan target iklim G7 dan ASEAN secara efektif menjelang KTT COP26 di Glasgow akhir tahun ini.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id