Kemenlu Telusuri WNI yang Ikut Tabligh di Malaysia

    Marcheilla Ariesta - 19 Maret 2020 19:03 WIB
    Kemenlu Telusuri WNI yang Ikut Tabligh di Malaysia
    Acara tabligh akbar di Malaysia pada 27 Februari hingga 1 Maret lalu, ditengarai jadi penyebaran virus korona. Foto: The Star
    Jakarta: Sebanyak 696 warga negara Indonesia (WNI) mengikuti kegiatan tabligh akbar di Masjid Jamek Sri Petaling, Kuala Lumpur Malaysia. Kegiatan yang berlangsung akhir bulan lalu ini menyebabkan banyak orang terinfeksi virus covid-19, termasuk warga negara Indonesia.

    Sebanyak 13 WNI di Malaysia dilaporkan terjangkit virus covid-19. Tiga diantaranya sudah dinyatakan positif karena ikut tabligh akbar, namun sepuluh lainnya masih dikonfirmasi.

    Baca: Malaysia Umumkan Dua Orang Meninggal Akibat Korona.

    Jumlah 13 WNI tersebut pun masih dicek ulang oleh perwakilan Indonesia di Kuala Lumpur supaya tidak ada data yang berlebih.

    Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan KBRI Kuala Lumpur begitu mendapat informasi mengenai kegiatan jemaah tabligh tersebut.

    "Ada dua hal yang kami lakukan. Pertama, pendataan. KBRI Kuala Lumpur juga sudah menyampaikan nota diplomatik kepada pemerintah Malaysia untuk meminta data-data para WNI tersebut," tutur Judha dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis 19 Maret 2020.

    Pendataan pertama kali dilakukan dengan markas besar jemaah tabligh di Kebon Jeruk. Judha menuturkan langkah ini untuk mendapat data mereka yang ikut tabligh akbar di Masjid Jamek Sri Petaling.

    Judha menambahkan tabligh akbar merupakan kegiatan yang bersifat mandiri, tidak diorganisir secara sentralistik di masjid yang ada di Kebon Jeruk. "Jadi masing-masing berangkat menuju Malaysia," ungkapnya.

    "Tapi kita akan bekerja sama dengan otoritas setempat di Malaysia untuk pendataan warga negara kita," terangnya.

    Judha juga mengatakan pihaknya sudah menyampaikan nomor telepon dan imbauan kepada para peserta tabligh akbar agar menghubungi mereka, serta menyediakan hotline KBRI Kuala Lumpur.

    Berdasarkan informasi yang diterima dari perwakilan RI di Malaysia, Kementerian Kesehatan Malaysia mengumumkan ada tiga WNI yang terjangkit virus covid-19.

    "Kemudian kami mendapat informasi dari perwakilan di Tawau dan Kuala Lumpur, ada 10 yang terjangkit. Kami masih melakukan pengecekan apakah tiga orang yang disampaikan sebelumnya dan 10 orang ini adalah orang yang sama," tutur Judha.

    "Terkait apakah ke-10 itu terkait dengan kegiatan yang ada di (Masjid) Sri Petaling, kami masih mendalami lebih lanjut melalui KBRI yang ada di Kuala Lumpur dan Tawau sedang berkoordinasi dengan otoritas setempat," pungkasnya.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id