Malaysia Perpanjang Pembatasan Gerak Jika Kasus Covid-19 Melonjak

    Fajar Nugraha - 14 Mei 2020 06:05 WIB
    Malaysia Perpanjang Pembatasan Gerak Jika Kasus Covid-19 Melonjak
    Polisi Malaysia melalukan patroli pembatasan pergerakan warga. Foto: The Star
    Kuala Lumpur: Pemerintah Malaysia dapat kembali memperketat perintah pembatasan gerak (MCO) setelah 18 Mei, jika ada lonjakan jumlah kasus covid-19 baru. Hal itu dipastikan Kementerian Kesehatan pada Rabu 13 Mei.

    Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah mencatat bahwa 18 Mei akan menandai akhir dari masa inkubasi 14 hari, sejak penerapan MCO bersyarat pada 4 Mei.

    “Kami sekarang mengamati situasi sehari-hari. Kami akan membuat keputusan di masa mendatang,” ujar Noor Hisham, seperti dikutip Channel News Asia, Kamis, 14 Mei 2020.

    “Kami telah melihat hasil MCO, yang merupakan perataan kurva. Adapun MCO bersyarat, kami belum melihat hasilnya. Hasilnya akan mulai (menjadi lebih jelas) pada 18 Mei," katanya.

    Sesuai MCO bersyarat yang diumumkan oleh Perdana Menteri Muhyiddin Yassin pada 1 Mei, hampir semua sektor ekonomi diizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh. Pembukaan ini dilakukan dengan prosedur operasi standar yang ketat, mulai 4 Mei.

    Selain itu, Dr Noor Hisham mengatakan bahwa, 58 orang lebih banyak orang telah pulih dari covid-19 sehingga jumlah total pemulihan menjadi 5.281. Dia juga mengumumkan bahwa ada 37 kasus baru, 21 di antaranya adalah warga negara asing yang bekerja di Malaysia.

    “Penambahan dari 37 kasus membuat jumlah total untuk tes positif untuk COVID-19 menjadi 6.779. Namun jumlah kasus aktif ada di 1.387,” ucapnya.

    Noor Hisham juga mengatakan ada dua kematian baru - yang berusia 30 tahun dan 90 tahun. Ini menambah jumlah kumulatif kematian menjadi 111.

    Malaysia mengumumkan tiga kasus covid-19 pertamanya pada 25 Januari, setelah tiga warga negara Tiongkok dinyatakan positif. Menyusul peningkatan kasus harian menjadi tiga digit, orang Malaysia harus mengikuti MCO mulai 18 Maret untuk mengendalikan lonjakan kasus dan meratakan kurva.

    Terkait MCO, hanya layanan penting yang diizinkan untuk beroperasi dan penghalang jalan polisi ditempatkan di seluruh negara untuk memastikan kepatuhan publik.

    Dalam menguraikan alasan untuk MCO bersyarat mulai 4 Mei, PM Muhyiddin mengatakan bahwa ekonomi Malaysia telah terpukul keras karena pembatasan, dengan banyak orang Malaysia kehilangan mata pencaharian mereka. MCO sekarang dijadwalkan akan berakhir pada 9 Juni.



    Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini (https://www.medcom.id/corona).
     



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id