Populer Internasional: Dua Menteri Malaysia Positif Covid-19 Hingga Vaksinasi Jerman Kacau

    Fajar Nugraha - 12 Januari 2021 07:18 WIB
    Populer Internasional: Dua Menteri Malaysia Positif Covid-19 Hingga Vaksinasi Jerman Kacau
    Menteri Perempuan, Keluarga dan Pengembangan Masyarakat Malaysia, Rina Mohd Harun positif covid-19. Foto: Straits Times.
    Kuala Lumpur: Menteri kabinet di Malaysia kembali terinfeksi covid-19. Ini merupakan menteri kedua di Kabinet yang dirawat akibat virus ini dalam rentang tiga hari.

    Kabar ini menjadi berita terpopuler Internasional Medcom.id. Tidak hanya itu, beberapa berita lainnya juga turut menjadi terpopuler.

    Berita lain yang menjadi terpopuler adalah proses pemakzulan terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang resmi dimulai. Ini adalah proses pemakzulan kedua bagi Trump.

    Diikuti dengan berita mengenai kekacauan distribusi vaksin di Jerman. Akibatnya proses vaksinasi pun mengalami gangguan. Berikut beberapa berita terpopuler Internasional Medcom.id:

    1. Dalam 3 Hari, Dua Menteri Malaysia Positif Covid-19

    Menteri Perempuan, Keluarga dan Pengembangan Masyarakat Malaysia, Rina Mohd Harun dinyatakan positif terinfeksi virus korona (covid-19). Rina merupakan menteri kedua di Kabinet yang dirawat akibat virus ini dalam rentang tiga hari.
     
    Ia mengikuti tes covid-19 pada Minggu kemarin dan dirawat di Rumah Sakit Sungai Buloh pada Senin, 11 Januari 2021 pagi waktu Malaysia.
     
    "Menteri meminta maaf jika (sakit) ini menyebabkan ketidaknyamanan atau kecemasan bagi semua pihak," kata Kementerian Perempuan, Keluarga dan Pengembangan Masyarakat Malaysia.

    Ada berapa menteri di Malaysia yang terinfeksi covid-19? Selanjutnya di sini.

    2. Proses Pemakzulan Kedua Donald Trump Resmi Dimulai

    Partai Demokrat Amerika Serikat di Dewan Perwakilan Rakyat resmi memulai proses pemakzulan Presiden Donald Trump untuk kali kedua pada Senin, 11 Januari 2021. Upaya pemakzulan dilakukan atas peran Trump dalam penyerbuan sekelompok massa pendukungnya ke Gedung Capitol pada 6 Januari lalu.
     
    Menuduh Trump telah "menghasut huru-hara," Demokrat menghadirkan sebuah resolusi yang menyerukan Wakil Presiden Mike Pence dan anggota kabinet menyingkirkan presiden dengan menggunakan Amandemen ke-25.



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id