AS Berharap Tambahan 3,5 Juta Vaksin Moderna Bermanfaat Bagi Indonesia

    Willy Haryono - 01 Agustus 2021 17:43 WIB
    AS Berharap Tambahan 3,5 Juta Vaksin Moderna Bermanfaat Bagi Indonesia
    Tambahan 3,5 juta vaksin Moderna dari AS tiba di Indonesia, 1 Agustus 2021. (Kementerian Komunikasi dan Informatika)



    Jakarta: Hari ini, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Y. Kim, mengumumkan kedatangan 3,5 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Moderna dari pemerintah AS. Jumlah tersebut menambah 4.5 juta dosis vaksin Moderna yang telah disumbangkan sebelumnya oleh AS di bulan Juli.

    Baca:  Indonesia Terima Total 8 Juta Dosis Vaksin Moderna dari AS

     



    "Untuk memperlambat lonjakan kasus (Covid-19 di Indonesia), penting untuk bekerja cepat dan mendapatkan sebanyak mungkin vaksin yang aman dan efektif agar dapat diberikan kepada masyarakat secepatnya," kata Dubes Kim, dalam keterangan di situs Kedutaan Besar AS.

    "Amerika Serikat dengan bangga dan gembira dapat mengambil peran untuk membantu mengakhiri pandemi Covid-19 dengan kontribusi dosis vaksin ke Indonesia. Kami akan terus mendukung upaya Indonesia dalam menyediakan vaksin, dan membantu Indonesia untuk bergerak lebih dekat menuju pembukaan kembali ekonomi yang aman," sambungnya.

    Tambahan vaksin Moderna dari AS dikirim melalui COVAX Advance Market Commitment (COVAX AMC), sebuah inisiatif global untuk mendukung pemberian akses vaksin yang merata. AS telah memberikan kontribusi bersejarah dalam bidang vaksin senilai USD4 miliar melalui Gavi, Aliansi Vaksin untuk COVAX AMC.

    Kontribusi AS mendukung pembelian dan pengiriman vaksin Covid-19 untuk 92 negara, termasuk Indonesia.

    Secara global, Presiden AS Joe Biden juga telah berkomitmen untuk menyediakan 80 juta vaksin yang aman dan efektif untuk negara-negara yang memerlukannya, termasuk Indonesia. Rencana Biden untuk menyumbangkan 80 juta dosis ini mencakup lebih dari 23 juta dosis untuk Asia, sebagai bentuk upaya untuk menjaga agar kawasan ini tetap aman.

    Hingga hari ini, AS telah menginvestasikan USD47 juta guna mendukung upaya Indonesia dalam meningkatkan pelayanan vaksinasi, mempercepat tes dan pelacakan kasus, berbagi informasi faktual, dan meningkatkan kapasitas dan pelayanan fasilitas kesehatan. Kontribusi AS mencakup lebih dari 1.000 unit ventilator yang saat ini digunakan di 600 rumah sakit di berbagai wilayah Indonesia.

    Vaksin Slank untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id