Pengungsi Rohingya di Aceh Negatif Covid-19

    Marcheilla Ariesta - 30 Juni 2020 18:54 WIB
    Pengungsi Rohingya di Aceh Negatif Covid-19
    Ilustrasi (Foto:Medcom.id/M Rizal)
    Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan bahwa 99 pengungsi Rohingya yang saat ini ditampung di Aceh sudah mendapatkan tes covid-19. Retno mengatakan saat ini kondisi mereka sehat dan baik.

    "Telah dilakukan tes covid-19 dan semuanya alhamdulillah hasilnya negatif," tutur Retno dalam pernyataan pers virtual, Rabu, 30 Juni 2020.

    Retno mengatakan, saat ini para pengungsi ditampung di bekas kantor imigrasi Lhokseumawe, Aceh. Besok, tepatnya 1 Juli 2020, mereka akan dipindahkan ke balai pelatihan kerja Meunasah, Mee Kandang, Muara Dua, Lhokseumawe.

    Koordinasi dan komunikasi sudah dilakukan dengan Badan Pengungsi PBB (UNHCR) dan Organisasi Migran Internasional (IOM). Selain itu, Kementerian Luar Negeri juga berkoordinasi dengan TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Basarnas dan Dinas Sosial di Aceh Utara.

    Retno menjelaskan, pertemuan dengan IOM dan UNHCR dilakukan secara virtual juga untuk mempertebal koordinasi. "Baik UNHCR dan IOM menyampaikan terima kasih kepada Indonesia karena telah menerima para migran tersebut," ungkap Retno.

    Selain itu, tim dari Kementerian Luar Negeri, Satgas Kemenkopolhukam, dan berbagai instansi terkait seperti Polri, imigrasi, Kemendagri dan Basarnas akan bertolak ke Aceh pada 1 Juli 2020 pagi. Mereka akan memastikan kondisi para pengungsi aman terkendali.

    Para pengungsi etnis Rohingya ini tiba di perairan Aceh pada 24 Juni 2020. Dari hasil penyelidikan, mereka memiliki kartu pengungsi UNHCR.

    Retno menjelaskan para pengungsi tersebut memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan internasional. Oleh karena itu, atas dasar kemanusiaan, Indonesia bersedia menampung sementara para pengungsi.

    Namun, prioritas utama Indonesia adalah mengembalikan mereka ke daerah asalnya di negara bagian Rakhine, Myanmar. Retno mendorong agar situasi kondusif bisa tercipta di Rakhine, agar para pengungsi mau kembali dengan aman, sukarela, dan bermartabat.

    "Situasi kondusif di Rakhine State harus segera diciptakan, jika tidak maka penderitaan orang Rohingya akan terus berlanjut," tegasnya.



    (WAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id