Berhasil Atasi Pandemi, Nguyen Xuan Phuc Jadi Presiden Vietnam

    Marcheilla Ariesta - 06 April 2021 17:35 WIB
    Berhasil Atasi Pandemi, Nguyen Xuan Phuc Jadi Presiden Vietnam
    Nguyen Xuan Phuc terpilih sebagai Presiden Vietnam. Foto: AFP



    Hanoi: Orang di balik keberhasilan penanganan pandemi virus korona (covid-19) di Vietnam, Nguyen Xuan Phuc, secara resmi dilantik sebagai presiden di Hanoi pada Senin, 5 April 2021. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Perdana Menteri Vietnam selama lima tahun.

    Di bawah kepemimpinannya sebagai perdana menteri, Phuc berhasil mengembangkan ekonomi Vietnam dengan sangat pesat. Ia juga mendapatkan pujian baik dari dalam maupun luar negeri atas tanggapannya dalam menangani covid-19.






    Phuc mencetak suara maksimum di antara hampir 500 anggota majelis nasional.

    "Ini adalah penghargaan yang pantas diterimanya," kata pakar politik Vietnam dari Universitas Victoria di Wellington, Selandia Baru, Nguyen Khac Giang.

    Dilansir dari Channel News Asia, Selasa, 6 April 2021, Vietnam dijalankan oleh Partai Komunis dan secara resmi dipimpin sekretaris jenderal partai, presiden, dan perdana menteri. Keputusan penting dibuat oleh politbiro beranggotakan 18 orang.

    Negara ini sedang dalam transisi kepemimpinan dua kali dalam satu dekade, dengan kembali terpilihnya Nguyen Phu Trong (76), sebagai sekretaris jenderal partai pada Januari lalu. Jabatan tersebut merupakan salah satu yang terpenting di Vietnam.

    Phuc merupakan satu-satunya kandidat yang dicalonkan sebagai presiden, setelah Trong mengundurkan diri dari posisi tersebut sebelumnya.

    Majelis Nasional sebelumnya mengatakan, ini pertama kalinya seorang perdana menteri dinominasikan untuk posisi presiden.

    Setelah mengambil sumpah, Phuc mengatakan bahwa ia beruntung dan terhormat diberi posisi tersebut. Kini ia memiliki kekuasaan kedua tertinggi di bawah Trong.

    Para pemimpin politbiro biasanya diharapkan pensiun pada usia ke-65, namun Vietnam telah mengubah aturan usia untuk keduanya.

    Diakui Sebagai Pemimpin Hebat
    "Phuc sekarang akan menjadi anggota peringkat kedua di partai yang membuat alasan kuat baginya untuk mengklaim jabatan sekretaris jenderal jika Trong harus mundur lebih awal dari yang diharapkan," terang Giang.

    Beberapa tahun terakhir, beredar rumor mengenai kesehatan Trong setelah ia absen selama beberapa bulan pada 2019.

    "Pengalamannya (Phuc) dalam mengelola hubungan Vietnam dengan AS secara baik, di bawah pemerintahan Donald Trump kala itu, akan membuatnya menjadi pengganti yang hebat dan bertanggung jawab untuk urusan luar negeri sebagai presiden," ungkap Giang.

    "Pemerintah akan terus gigih dalam memerangi korupsi dan pemborosan, serta bertekad untuk melindungi integritas dan kedaulatan wilayah"," pungkasnya.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id