Malaysia Deteksi Cluster Covid-19 Terbaru di Negeri Sembilan

    Fajar Nugraha - 09 April 2020 09:37 WIB
    Malaysia Deteksi Cluster Covid-19 Terbaru di Negeri Sembilan
    Petugas kesehatan Malaysia melakukan pemeriksaan di sebuah apartemen yang menjadi cluster covid-19. Foto: AFP
    Kuala Lumpur: Malaysia melaporkan 156 kasus covid-19 lainnya pada Rabu 8 April, mendorong total kasus positif virus korona mencapai 4.000. Selain itu pihak berwenang juga mendeteksi cluster terbaru di Negeri Sembilan.

    Jumlah total kasus telah melewati 3.000 Kamis lalu. Dengan 4.119 infeksi tercatat saat ini. Malaysia masih merupakan negara yang paling parah dilanda Asia Tenggara.

    Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Noor Hisham Abdullah mengumumkan pada konferensi pers pada Rabu bahwa dua kematian kembali dicatat. Ini menjadikan jumlah kematian menjadi 65. Selain itu, 166 lebih banyak pasien telah pulih dan dipulangkan.

    Salah satu dari dua orang yang meninggal adalah seorang wanita Malaysia berusia 58 tahun yang dirawat di Rumah Sakit Tuanku Ja'afar di Seremban. Yang lainnya adalah seorang pria Pakistan berusia 69 tahun, yang berada di Rumah Sakit Kuala Lumpur.

    “Kedua pasien telah menderita penyakit lain, seperti diabetes dan hipertensi dalam kasus yang pertama,” menurut Dr Noor Hisham, seperti dikutip Channel News Asia, Kamis, 9 April 2020.

    Pria Pakistan itu juga memiliki sejarah menghadiri kegiatan tabligh akbar di Sri Petaling, yang terkait dengan 1.682 kasus di negara itu. Noor Hisham menambahkan bahwa 154 warga negara asing sejauh ini telah terinfeksi.

    Sub-kluster covid-19 yang baru juga ditemukan di Rembau, di negara bagian Negeri Sembilan, terkait dengan acara Sri Petaling.

    Salah satu peserta tabligh akbar ini kemudian menghadiri pertemuan sekolah di Rembau. 27 orang kini dinyatakan positif virus korona, dengan dua orang menjalani perawatan intensif.

    "Investigasi menunjukkan bahwa ada kunjungan ke rumah kerabat yang tidak sehat. Meskipun negara itu sekarang berada di bawah perintah pembatasan gerakan (MCO)," pungkas Dr Noor Hisham.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id