Beda Wuhan dan Jakarta Setelah Satu Tahun Covid-19 Melanda

    Fajar Nugraha - 02 Maret 2021 07:29 WIB
    Beda Wuhan dan Jakarta Setelah Satu Tahun Covid-19 Melanda
    Seorang petugas menyemprotkan disinfektan ke rumah seorang warga di Jakarta. Foto: AFP/Adek Berry



    Jakarta: Wuhan di Tiongkok menjadi episentrum penyebaran virus korona. Dari Wuhan, covid-19 menyebar ke seluruh dunia termasuk ke Indonesia.

    Pada 2 Maret 2020, Presiden Joko Widodo mengumumkan dua kasus pertama terkait covid-19 yang muncul di Indonesia. Jakarta sebagai ibu kota, menjadi titik pusat penyebaran pandemi covid-19 di Tanah Air bersama dengan wilayah lain.






    Baca: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Mulai Berkurang.

    Seketika, kehidupan masyarakat pun berubah dengan gerak lincah Ibu Kota Jakarta kini harus disertai dengan protokol kesehatan yang ketat. Pemerintah pusat dan daerah bersinergi lewat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro.

    Masyarakat pun harus beradaptasi dengan perubahan ekonomi yang menurun. Hubungan sosial yang terganggu dan juga waktu untuk berekreasi berkurang jauh demi menjaga agar penyebaran virus tidak melonjak.

    Beda Wuhan dan Jakarta Setelah Satu Tahun Covid-19 Melanda
    Seorang pekerja gali kubur di pemakaman Jakarta. Foto: AFP/Adek Berry

    Sektor hiburan masyarakat menjadi salah satu usaha yang terpengaruh besar akibat virus korona ini. Terbaru, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mewanti-wanti seluruh kafe di Ibu Kota mematuhi aturan PPKM. Kafe yang melanggar aturan akan ditindak tegas.

    Berdasarkan keterangan  Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, Senin, 1 Maret 2021, kasus aktif covid-19 di DKI Jakarta mencapai 609. Meskipun angka tersebut menunjukkan penurunan.

    Baca: Pemprov DKI Jamin Tindak Tegas Kafe Nakal Saat PPKM.

    “Total pasien yang masih dirawat atau diisolasi di Ibu Kota menjadi 9.756 orang," ujar Dwi Oktavia.

    Sementara berdasarkan data dari situs corona.jakarta.go.id, kasus terkonfirmasi covid-19 di Jakarta hingga 1 Maret 2021 mencapai 341.793. Sebanyak 3.865 warga saat ini masih dirawat, 326.509 dilaporkan sembuh dan 5.528 warga Jakarta meninggal akibat penyakit mematikan ini.



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id