Malaysia Perluas Program Vaksinasi Sukarela AstraZeneca

    Marcheilla Ariesta - 04 Mei 2021 16:03 WIB
    Malaysia Perluas Program Vaksinasi Sukarela AstraZeneca
    Vaksin covid-19 buatan AstraZeneca. (AFP)



    Kuala Lumpur: Pemerintah Malaysia memperluas rencana vaksinasi sukarela AstraZeneca di luar Kuala Lumpur dan Selangor. Menteri Koordinator Program Imunisasi Malaysia, Khairy Jamaluddin mengatakan program akan diperluas ke lebih banyak wilayah untuk mendukung program vaksinasi pemerintah.

    Program ini dikhususkan bagi warga Malaysia yang bersedia menerima vaksin AstraZeneca. Vaksinasi yang dijalankan paralel dengan program vaksinasi nasional ini dilakukan karena sejumlah warga Malaysia cenderung enggan divaksinasi jika ada produk AstraZeneca.






    "Kami ingin memperluas program AstraZeneca karena kami memiliki lebih banyak vaksin yang berasal dari COVAX Facility dan AstraZeneca itu sendiri," kata Khairy, dilansir dari The Straits Times, Selasa, 4 Mei 2021.

    "Kami akan terus mempertahankannya sebagai program sukarela di bawah program imunisasi nasional," imbuh dia.

    Akhir pekan kemarin, sekitar 268 ribu slot vaksin AstraZeneca yang tersedia online secara sukarela diisi dalam waktu sekitar tiga jam. Mereka yang menjadi sukarelawan untuk vaksinasi mulai menerima janji temu pada Senin pagi.

    Dosis vaksin untuk AstraZeneca dikeluarkan dari program imunisasi dan diberikan secara sukarela di Malaysia. Langkah ini dilakukan menyusul laporan pembekuan darah yang langka di Eropa.

    Baca:  Angka Covid-19 Melonjak, Malaysia Batasi Pergerakan di Kota Besar

    "Saya mengerti ini menjadi tantangan bagi warga tanpa akses ke internet atau situs web kami. Ke depannya, dalam merancang peluncuran program keikutsertaan AstraZeneca ini, kami akan mempertimbangkan orang-orang ini. Dan kami akan menjangkau klinik komunitas kami untuk dapat menawarkan vaksin ini ke lebih banyak warga," seru Khairy.

    Malaysia mengharapkan menerima lebih dari satu juta dosis vaksin AstraZeneca bulan ini dari COVAX Facility.

    Sebanyak 600 ribu dosis lainnya diharapkan akan diterima Juni, diikuti 400 ribu pada Juli mendatang. Semua vaksin itu diproduksi AstraZeneca.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id