Populer Internasional: Iran Puji Indonesia Hingga Putusan Pengadilan Pembunuh George Floyd

    Fajar Nugraha - 20 April 2021 09:02 WIB
    Populer Internasional: Iran Puji Indonesia Hingga Putusan Pengadilan Pembunuh George Floyd
    Pertemuan Menlu RI dan Iran di Gedung Pancasila. Foto: Kemenlu Iran.



    Jakarta: Iran memuji sikap pemerintah Indonesia yang tetap berpegang teguh mempertahankan kesepakatan nuklir Iran bersama negara-negara besar (JCPOA) yang diraih pada 2015. Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif menyampaikan hal tersebut kepada Menlu Retno Marsudi di Jakarta.

    Isu tersebut menjadi berita terpopuler Internasional Medcom.id bersama dengan beberapa kabar lainnya.






    Kabar lain yang menjadi terpopuler antara lain Filipina kembali izinkan penggunaan vaksin AstraZeneca untuk lansia. Selain juga kabar mengenai Minneapolis menanti keputusan dewan juri persidangan Derek Chauvin.

    Berikut selengkapnya mengenai berita terpopuler Internasional Medcom.id:


    1. Iran Puji Indonesia Bertahan Pada Kesepakatan Nuklir JCPOA

    Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif memuji sikap Indonesia yang tetap berpegang teguh mempertahankan kesepakatan nuklir Iran 2015 (JCPOA). Hal ini disampaikan kepada Menlu RI Retno Marsudi dalam pertemuan hari ini, Senin, 19 April 2021.
     
    "Dalam pertemuan tersebut, Menteri Zarif memuji sikap Jakarta yang berprinsip di Dewan Keamanan PBB dalam mempertahankan JCPOA dan melaksanakan Resolusi Dewan Keamanan 2231," kata Kemenlu Iran dalam pernyataan mereka.
     
    Mengekspresikan kegembiraan karena meningkatnya kerja sama perdagangan kedua negara, Zarif merujuk pada kapasitas besar hubungan bisnis secara bilateral. Iran juga menyoroti perlunya mempercepat penyelesaian perjanjian dagang preferensial (PTA) antara kedua negara.

    Seperti apa pembicaraan antara Menlu Retno dan Menlu Iran Javad Zarif? Simak tautan ini.


    2. Filipina Kembali Izinkan Penggunaan Vaksin AstraZeneca untuk Lansia

    Filipina mengizinkan kembali penggunaan vaksin virus korona (covid-19) AstraZeneca untuk warga mereka yang berusia di atas 60 tahun. Pemerintah menganggap manfaat vaksin lebih besar daripada risikonya.
     
    "Kita harus melihat kembali bahwa hanya sejumlah kecil populasi yang terkena efek samping AstraZeneca," ujar Wakil Menteri Kesehatan Filipina, Rosario Vergeire, dilansir dari AFP, Senin, 19 April 2021.
     
    Ia menyatakan pemerintah akan merilis panduan baru penggunaan AstraZeneca. Mereka akan memasukkan peringatan efek samping vaksin.



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id