comscore

Kasus Pertama, Balita Singapura Meninggal karena Covid-19

Fajar Nugraha - 28 Juni 2022 17:02 WIB
Kasus Pertama, Balita Singapura Meninggal karena Covid-19
Dokter di Singapura menangani pasien covid-19. Foto: Channel News Asia
Singapura: Seorang balita Singapura berusia satu setengah tahun yang tertular virus korona meninggal pada Senin 27 Juni 2022. Ini menjadi kematian pertama pasen di bawah usia 12 tahun akibat covid-19 di Negeri Singa.

“Penyebab kematian adalah Ensefalitis karena covid-19, Infeksi Respiratory Syncytial Virus dan Enterovirus,” kata Kementerian Kesehatan (MOH) dalam rilis media, seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa 28 Juni 2022.
Pihak Kementerian Kesehatan menambahkan bahwa pasien tidak memiliki riwayat medis lain sebelumnya dan sebelumnya baik-baik saja.

Menurut keterangan pihak MOH, bocah itu dibawa ke unit gawat darurat anak-anak di Rumah Sakit Wanita dan Anak KK (KKH) pada malam 21 Juni. Dia mengalami demam tinggi dan kejang berulang, dengan penurunan kesadaran berikutnya.

Dia dirawat di unit perawatan intensif anak-anak dalam kondisi kritis pada 22 Juni dan didiagnosis dengan meningoensefalitis parah. Ini mengacu pada kondisi neurologis yang melibatkan ensefalitis atau peradangan otak, dan infeksi pada meningen atau selaput yang menutupi otak.

Tes reaksi berantai polimerase (PCR)-nya positif untuk covid-19 serta dua virus lainnya yakni, rhinovirus/enterovirus dan virus pernapasan syncytial.

Kementerian mencatat bahwa covid-19 dapat menyebabkan penyakit parah, bahkan pada anak-anak dan mereka yang tidak memiliki kondisi medis sebelumnya.

"Vaksinasi secara substansial mengurangi kemungkinan penyakit parah ketika seseorang terinfeksi," kata MOH.

“Semua anak berusia lima hingga 11 tahun direkomendasikan untuk divaksinasi dengan vaksin Pfizer-BioNTech/Comirnaty, terutama anak-anak dengan kondisi medis kronis yang mendasarinya,” imbau pihak MOH.

Kementerian menambahkan bahwa pihak berwenang akan mempelajari keamanan dan efektivitas vaksin covid-19 untuk anak di bawah usia lima tahun. Ini terjadi setelah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS pada 18 Juni merekomendasikan vaksin covid-19 untuk anak-anak berusia enam bulan.

"Kementerian Kesehatan menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga pasien. Kami memahami bahwa KKH berhubungan dengan keluarga untuk memberikan dukungan yang diperlukan,” sebut mereka.

Singapura melaporkan 5.309 kasus covid-19 pada Senin di tengah lonjakan infeksi baru-baru ini yang terutama didorong oleh subvarian Omicron yang lebih baru yang dikenal sebagai BA.4 dan BA.5.

Pihak Kementerian Kesehatan menegaskan, kedua subvarian tersebut menyumbang sekitar 45 persen dari kasus covid-19 komunitas dalam seminggu terakhir.  Angka itu naik dari sekitar 30 persen pada minggu sebelumnya.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id