Pemerintah dan Oposisi Malaysia Tandatangani MoU Kerja Sama Bipartisan

    Marcheilla Ariesta - 13 September 2021 21:03 WIB
    Pemerintah dan Oposisi Malaysia Tandatangani MoU Kerja Sama Bipartisan
    Pemerintah dan oposisi Malaysia tandatangani MoU Kerja Sama Bipartisan. Foto: The Star.



    Petaling Jaya: Pemerintah Malaysia dan pimpinan Pakatan Harapan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama bipartisan pada Senin, 13 September 2021. Perwakilan pemerintah dan oposisi menandatangani dokumen bersejarah tersebut.

    Dalam keterangannya, Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob mengatakan, pemerintah dan Pakatan Harapan telah membuat tonggak sejarah dengan menandatangani MoU mengenai transformasi dan stabilitas politik.

     



    "Memorandum ini, membentuk satu kerja sama bipartisan yang ampuh dan mantap dengan semangat tinggi Keluarga Malaysia," kata Ismail dalam pernyataannya, dikutip dari The Star.

    "Perintah Baginda Raja, semua pihak perlu mengamalkan demokrasi musyawarah dalam mencari penyelesaian permalasahan demi mencapai cita-cita Malaysia Makmur, Inklusif dan Mapan," imbuhnya.

    MoU tersebut mencakup aspek-aspek seperti, pemberdayaan rencana covid-19, tranformasi administrasi, independensi lembaga peradilan, Perjanjian Malaysia (MA63), dan pembentukan Steering Committee.

    Mereka yang hadir dalam penandatanganan MoU adalah PM Ismail, Presiden Dewan Negara Rais Yatim, Ketua Parlemen Azhar Azizan Harun, Anggota Parlemen Port Dickson Anwar Ibrahim, Anggota Parlemen Bagan Lim Guan Eng, dan Anggota Parlemen Kota Raja Mohammad Sabu.

    Baca juga: Raja Malaysia Sambut Baik Kerja Sama Pemerintah Baru dan Kelompok Oposisi

    Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah menyambut baik kerja sama bipartisan yang dilakukan pemerintah baru dan oposisi. Ia berharap, kerja sama ini akan membawa perubahan dalam sistem administrasi negara.
     
    "Saya menyambut baik dan menghargai upaya untuk mewujudkan pendekatan baru, kerja sama dual-partisan yang melibatkan semua pihak, yang akan membangun lanskap politik baru dan membawa perubahan dalam sistem administrasi negara," tutur sang raja dalam dekrit kerajaannya di parlemen.

    "Kedewasaan seperti inilah yang diinginkan masyarakat," tambahnya.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id