Indonesia Fokus Pelaksanaan Tahun Ekonomi Kreatif Berorientasi Tantangan

    Fajar Nugraha - 13 November 2020 12:57 WIB
    Indonesia Fokus Pelaksanaan Tahun Ekonomi Kreatif Berorientasi Tantangan
    Wamenlu Mahendra Siregar inginkan Indonesia dorong implementasi Tahun Internasional Ekonomi Kreatif Dunia tahun 2021 secara efektif. Foto: Dok. Kemenlu RI
    Jakarta: Indonesia harus mampu dorong implementasi Tahun Internasional Ekonomi Kreatif Dunia tahun 2021 secara efektif, bagi pemulihan sektor ekonomi kreatif maupun ekonomi dunia. Demikian pesan bersama yang disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri, Mahendra Siregar dan Wakil Menteri Parekraf, Angela H. Tanoesoedibjo, dalam pembukaan pertemuan Friends of Creative Economy (FCE) 11 November 2020.

    Tahun Internasional Ekonomi Kreatif Dunia 2021 ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Resolusi Majelis Umum PBB No. 74/198 yang diinisiasi oleh Indonesia. Ini merupakan salah satu bentuk kepemimpinan internasional Indonesia dalam mendorong pemajuan ekonomi kreatif di dunia internasional.
     
    Pertemuan FCE berlangsung pada 11-12 November 2020 atas inisiasi bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan Kementerian Luar Negeri RI. Pertemuan dilakukan secara hibrid (kombinasi antara pertemuan fisik di Serpong, Indonesia, dan pertemuan virtual), dengan dihadiri 55 negara dan 8 organisasi internasional.

    Peserta berasal dari berbagai latar belakang, antara lain pelaku ekonomi kreatif, Pemerintah, organisasi internasional termasuk PBB dan ASEAN, dan akademisi. Semua memiliki semangat yang sama untuk memulihkan perekonomian global melalui sektor ekonomi kreatif.
     
    Pembahasan FCE terpusat pada persiapan pelaksanaan Tahun Internasional Ekonomi Kreatif Dunia 2021. Menyadari potensi peranan ekonomi kreatif bagi pemulihan ekonomi global, Indonesia mengusulkan tema ‘Inclusively Creative: A Global Recovery’ bagi pelaksanaan Tahun Internasional. Indonesia juga merencanakan penyelenggaraan pertemuan dunia di sektor ekonomi kreatif, yaitu pertemuan kedua World Conference on Creative Economy (WCCE), di Bali, Indonesia, pada pertengahan 2021.

    “Pentingnya mengubah tantangan menjadi peluang dengan menghubungkan sektor kreatif, meningkatkan akses industri kreatif kepada inklusi keuangan, dan perlunya memperkuat kolaborasi internasional. Pelaksanaan Tahun Internasional Ekonomi Kreatif harus bersifat inklusif dan berorientasi pada tindakan,” ujar Wamenlu RI Mahendra Siregar, dikutip dari pernyataan Kemenlu di situs resmi kementerian, Jumat 13 November 2020.
     
    Indonesia Fokus Pelaksanaan Tahun Ekonomi Kreatif Berorientasi Tantangan
    Wamen Parekraf/Baparekraf Angela H. Tanoesoedibjo. Foto: Dok.Kemenlu RI

    Sementara Wamen Parekraf/Baparekraf Angela H. Tanoesoedibjo mengatakan, inklusifitas berasal dari keyakinan bahwa dengan memberikan kesempatan yang sama tanpa memandang latar belakang, ekonomi kreatif akan menjembatani kekompakan antar masyarakat.

    “Pandemi telah memicu disrupsi digital, dan kini saatnya mengatasi tantangan dan menangkap peluang digitalisasi serta pengaruhnya terhadap sektor ekonomi kreatif,” tambah Wamen Parekraf/Baparekraf.
     
    Pertemuan mengidentifikasi empat parameter utama bagi pelaksanaan Tahun Internasional, yaitu “Inclusive, innovative, meaningful and impactful”, sebagaimana disimpulkan Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Febrian Ruddyard. Keempat kunci tersebut penting untuk memastikan bahwa pelaksanaan Tahun Internasional dapat memiliki kontribusi nyata dalam menghidupkan kembali sektor kreatif menuju ketahanan yang kokoh dan berperan dalam pemulihan global.
     
    “Mari kita jaga momentum positif ini, perkuat semangat untuk berpikir kreatif, dan berkolaborasi secara inklusif, agar kita dapat terus membuat kemajuan yang bermanfaat bagi seluruh pemangku kepentingan ekonomi kreatif,” tutupnya.
     
    Pertemuan FCE 2020 juga telah berhasil mengidentifikasi sejumlah program dan inisiatif internasional untuk melaksanakan tahun internasional dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).


    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id