Ditembak Mati karena Kaus Bertuliskan ‘Semua Akan Baik-baik Saja’

    Fajar Nugraha - 04 Maret 2021 08:47 WIB
    Ditembak Mati karena Kaus Bertuliskan ‘Semua Akan Baik-baik Saja’
    Kyal Sin (berkaus hitam) saat berupaya berlindung dari terjangan peluru pihak keamanan Myanmar. Foto: Twitter



    Mandalay: Protes penentang kudeta di Myanmar mencapai ekskalasi tertingginya pada Rabu 3 Maret 2021. 38 orang dilaporkan tewas akibat aksi represif pihak keamanan Myanmar, termasuk seorang gadis 19 tahun, Kyal Sin.

    Gadis yang juga dikenal dengan nama ‘Angel’ itu kini telah menjadi malaikat sesungguhnya. Penari dan juga juara taekwondo itu bergabung dengan massa antikudeta pada Rabu. Dia mudah dikenali dengan kaus bertulisan ‘Everything will be OK’ atau berarti ‘Semua Akan Baik-baik Saja’.






    Baca: PBB: Hari Paling Berdarah di Myanmar saat 38 Orang Tewas dalam Protes.

    Tetapi dia tahu itu kondisi sebenarnya mungkin tidak baik. Kyal meninggalkan rincian golongan darahnya, nomor kontak dan permintaan untuk menyumbangkan tubuhnya jika meninggal dalam aksi menentang kekuasaan militer.

    Kyal Sin, terbunuh akibat tembakan di kepala ketika turut dalam aksi massa di Mandalay saat dia berjuang untuk demokrasi tentatif, di mana dia dengan bangga memilih untuk pertama kalinya tahun lalu. Namun pada akhirnya hasil pemilu dibatalkan oleh junta militer dalam kudeta 1 Februari dan menahan pemimpin demokrasi, Aung San Suu Kyi.

    Terlihat dalam fotonya saat protes, kalimat dari T-shirt, Kyal Sin dengan cepat menjadi viral di media sosial ketika pengguna mempostingnya yang menyimpang dari pasukan keamanan yang menewaskan 38 orang di sekitar Myanmar selama hari itu.

    Seorang juru bicara junta tidak menanggapi permintaan untuk mengomentari pembunuhan tersebut.

    Myat Thu, yang bersamanya saat protes, mengenang seorang wanita muda pemberani yang menendang pipa air hingga terbuka sehingga pengunjuk rasa dapat mencuci gas air mata dari mata mereka. Gadis itu kenang Myat, melemparkan tabung gas air mata kembali ke arah polisi.

    “Ketika polisi melepaskan tembakan, dia mengatakan kepada saya 'Duduk! Duduk! Peluru akan menghantammu. Anda terlihat seperti berada di atas panggung’,” kenang Myat Thu, seperti dikutip dari Sydney Morning Herald, Kamis 4 Maret 2021.

    “Dia merawat dan melindungi orang lain sebagai seorang kawan,” ucap Myat.

    Halaman Selanjutnya
    Myat Thu mengatakan dia dan…


    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id