Polisi Malaysia Cari WNI untuk Bantu Ungkap Pembunuhan

    Antara - 04 Agustus 2020 16:54 WIB
    Polisi Malaysia Cari WNI untuk Bantu Ungkap Pembunuhan
    Ilustrasi oleh Medcom.id.
    Kuala Lumpur: Seorang perempuan warga negara Indonesia (WNI) sedang diburu Polisi Diraja Malaysia (PDRM) untuk membantu penyelidikan kasus pembunuhan. WNI itu diharapkan bisa membantu kasus penemuan mayat perempuan di tepi jalan di kawasan Jalan Pandan Indah 1/16 Pandan Indah, Selangor 30 Juli lalu.

    Media setempat Selasa melaporkan perempuan itu yang dikenali sebagai Kesa. Perempuan berusia 30 tahun itu diyakini rekan korban dan bisa membantu polisi mendapatkan informasi lebih lanjut berkaitan kasus pembunuhan tersebut.

    Kantor Polisi Daerah (IPD) Ampang Jaya dalam pernyataannya meminta warga yang mempunyai informasi mengenai WNI tersebut supaya menghubungi Pegawai Penyelidik Asisten Superintendan N Yugantharan di nomor +6012-8726664 atau 03-42952222 sambungan 7267.

    “Korban berusia 28 tahun tersebut diduga dibunuh di lokasi lain sebelum mayatnya dibuang di kawasan tersebut,” sebut kepolisian Malaysia, yang dikutip dari Antara, Selasa 4 Agustus 2020.

    Menyusul kejadian tersebut Kepala Polisi Daerah Ampang Jaya Asisten Komisioner Noor Azmi Yusoff mengatakan, sembilan laki-laki termasuk tiga warga asing berusia antara 20 hingga 49 tahun ditahan di Seri Kembangan, Sea Park dan Sungai Jarum.

    Polisi menerima laporan dari seorang pembantu pengobatan Hospital Ampang terkait kejadian yang menimpa korban pada pukul 20.30.

    Korban yang juga warga asing berusia 28 tahun ditemukan dalam keadaan terbaring di tepi jalan dengan keadaan lengkap berpakaian. Namun pada tubuh korban ditemukan lebam pada leher, tulang selangkang kanan serta beberapa bagian lain.

    Motivasi pembunuhan masih dalam penyelidikan dan kasus diselidiki mengikuti Pasal 302 Tentang Penyiksaan Karena Membunuh.

    Pada kesempatan terpisah Atase Polri KBRI Kuala Lumpur Senior Supt Hery Dian Dwiharto SIK ketika dikonfirmasi apakah pihak PDRM sudah menghubungi kedutaan, dia mengatakan bahwa PDRM belum memberikan penjelasan.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id