Keluarga Penyiksa WNI di Perak Ditangkap Polisi Malaysia

    Marcheilla Ariesta - 04 Agustus 2020 19:20 WIB
    Keluarga Penyiksa WNI di Perak Ditangkap Polisi Malaysia
    Ilustrasi kekerasan. Foto: Medcom.id.
    Perak: Polis Diraja Malaysia menahan tiga anggota keluarga yang diduga melakukan pelecehan dan kekerasan terhadap asisten rumah tangga asal Indonesia di sebuah rumah di Taman Desa Pantai 2, Pantai Remis, Perak, Malaysia.

    Kepala Departemen Investigasi Kriminal Perak (CID) SAC Anuar Othman, perempuan Indonesia berusia 31 tahun itu menderita luka ringan akibat disiksa keluarga majikannya.

    Tersangka perempuan, berusia 52 tahun, merupakan majikan korban sejak Agustus 2019. Ia ditangkap bersama dengan kedua anaknya, masing-masing berusia 23 dan 17 tahun.

    Mereka ditangkap di rumahnya dan dibawa ke Departemen Investigasi Kriminal distrik Manjung pada 1 Agustus lalu.

    "Korban dilaporkan tidak dibayar gajinya selama periode ia bekerja untuk majikannya. Selain itu, korban dikurung di rumah dan dipaksa bekerja setiap hari," kata Anuar, dilansir dari Bernama, Selasa, 4 Agustus 2020.

    "Telinganya juga hampir robek," imbuh dia.

    Anuar mengatakan para tersangka ditahan hingga Kamis depan, sementara korbannya dibawa ke tempat penampungan sembari menunggu penyelidikan lebih lanjut.

    Saat ini, kasus tersebut sedang diselidiki berdasarkan Pasal 12 UU Anti-Perdagangan Orang dan Anti-Penyelundupan MIgran 2007 (ATIPSOM).

    (FJR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id