comscore

PM Malaysia Harap Kerja Sama Pertahanan dengan Indonesia Dipererat

Marcheilla Ariesta - 11 November 2021 20:40 WIB
PM Malaysia Harap Kerja Sama Pertahanan dengan Indonesia Dipererat
PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob./AFP
Bandung: Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengatakan, Indonesia dan negaranya melakukan berbagai kerja sama untuk mengatasi ancaman keamanan di perbatasan. Karenanya, kedua militer kerap mengadakan latihan bersama.

"Dari pihak Malaysia, kami percaya bahwa lanskap keamanan global dan regional yang semakin menantang, terutama setelah pandemi melanda, menuntut kedua negara untuk menerapkan kerja sama pertahanan yang lebih komprehensif," tuturnya, Kamis, 11 November 2021.
Karenanya, ia menyambut baik komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kerja sama pertahanan dengan Negeri Jiran. Ismail Sabri mengharapkan menteri pertahanan kedua negara akan terus bekerja sama dalam bidang ini.

Terlebih lagi, kata dia, Indonesia dan Malaysia belum memiliki kerja sama bilateral khusus di bidang industri pertahanan.

"Dengan demikian, sudah saatnya kedua negara menandatangani perjalanan pertahanan yang lebih besar, penting dan komprehensif," lanjut dia.

Baca juga: Kepada Jokowi, PM Malaysia Jamin Kesejahteraan dan Perlindungan TKI

Ismail Sabri menuturkan, ia tahu bahwa Menteri Pertahanan Malaysia, Hishammuddin Hussein dan Menhan Prabowo Subianto sudah membahas masalah ini di Kuala Lumpur. Ia berharap nota kesepahaman (MoU) akan segera ditandatangani.

"Insya Allah, melalui kerja sama yang komprehensif ini, Malaysia-Indonesia bisa berbuat lebih banyak bersama-sama," terangnya.

Diantaranya, kata Ismail Sabri, meningkatkan joint venture antara perusahaan industri pertahanan lokal di kedua negara. Menurutnya, ini memang sebuah langkah yang tidak hanya akan dapat menambah keahlian masing-masing perusahaan, tetapi yang lebih penting dapat membantu upaya di kawasan untuk mengurangi ketergantungan pada produk pertahanan dan keahlian dari luar kawasan.

"Seperti halnya di Indonesia, Malaysia sendiri juga memiliki perusahaan lokal yang berpotensi membantu memperkuat industri pertahanan di kawasan," lanjut Ismail Sabri.

Ia secara pribadi ingin mengajak perusahaan dari Indonesia, Kementerian Pertahanan RI dan TNI ke Malaysia untuk melihat sendiri kemampuan perusahaan lokal mereka. Menurutnya, kedua negara dapat meningkatkan joint venture di bidang penelitian dan pengembangan.

"Dalam konteks ini, Malaysia memiliki Defense Science and Technology Research Institute (STRIDE) menyambut baik kerja sama litbang di bidang iptek pertahanan dengan pihak-pihak di Indonesia," ujar sang PM.

"Saya ingin berbagi bahwa Malaysia saat ini sedang dalam tahap akhir perumusan Kebijakan Industri Pertahanan dan Keamanan Nasional (DIPKN) dimana Indonesia merupakan salah satu negara yang memberikan masukan dan masukan untuk studi benchmarking internasional DIPKN ini," imbuh dia.

Ismail Sabri mengucapkan penghargaan setinggi-tingginya kepada pemerintah Indonesia, TNI, Kemenhan, dan semua pihak yang terlibat dalam kerja sama. Ia berharap, semangat kebersamaan dapat mempererat hubungan pertahanan kedua negara.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id