comscore

Putri Duterte Sepakat Jadi Pasangan Marcos Jr di Pemilu Filipina

Medcom - 17 November 2021 11:53 WIB
Putri Duterte Sepakat Jadi Pasangan Marcos Jr di Pemilu Filipina
Sara Duterte-Carpio (kiri) berbicara kepada masyarakat di Davao, Filipina, 9 November 2021. (Manman Dejeto / AFP)
Manila: Putri Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Sara Duterte-Carpio, sepakat untuk menjadi pasangan Ferdinand Marcos Jr dalam pemilihan umum presiden tahun depan. 

Dilansir dari Channel News Asia, Rabu, 17 November 2021, juru bicara Sara membenarkan spekulasi berminggu-minggu terkait aliansi antara keluarga Duterte dan Marcos.
Sara, wanita berusia 43 tahun yang mencalonkan diri sebagai wakil presiden, mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri via sebuah pesan video.

"Partai saya meminta dukungan untuk Bongbong Marcos dan juga saya. Ini merupakan jawaban atas tantangan dan panggilan kalian semua," kata Sara kepada para pendukungnya.

Jubir Sara, Christina Garcia-Frasco, secara terpisah mengonfirmasi keputusannya putri Duterte. Sementara jubir Marcos belum menanggapi permintaan komentar.

Baca:  Resmi Nyapres, Anak Mantan Diktator Filipina Disambut Unjuk Rasa

Marcos Jr, putra dari mendiang diktator yang digulingkan dalam pemberontakan 1986, sebelumnya mengatakan bahwa ia ingin Sara menjadi pendamping dirinya dalam pemilu Filipina.

Dalam sistem pemilu Filipina, presiden dan wakil presiden dipilih warga secara terpisah. Para analis menilai aliansi Marcos dan Sara relatif tangguh dan menguntungkan bagi kedua kubu. Marcos Jr dapat memanfaatkan basis dukungan besar dari kubu Duterte di selatan, sementara Sara memiliki potensi meraup keuntungan dari dominasi dinasti Marcos di wilayah utara.

"Saya tahu bahwa pertarungan ini panjang dan sulit, tetapi saya yakin kalian akan bergabung dan membantu saya sampai akhir, sampai kita memenangkan ini untuk negara kita tercinta," ujar Sara yang menjabat sebagai Wali Kota Davao. "Jika bukan karena curahan dukungan kalian, saya akan keluar dari perlombaan ini," sambungnya.

Pemilu Filipina akan dilaksanakan pada Mei 2022. Para ahli mengatakan, Marcos Jr telah muncul sebagai kandidat terdepan karena keputusan Sara yang memutuskan menjadi pendamping, bukan rival. Sebelum bergabung dengan Marcos Jr, Sara sempat memimpin sejumlah jajak pendapat dalam bursa calon presiden.

Baik Sara maupun Marcos Jr adalah tokoh populer di Filipina.

Survei Social Weather Station (SWS), yang dilakukan antara 20 Oktober dan 23 Oktober menunjukkan, Marcos memimpin atas beberapa pesaingnya, yaitu Wakil Presiden Filipina Leni Robredo, Wali Kota Manila Francisco Domagoso, dan legenda tinju Manny Pacquiao.

Jajak pendapat tersebut tidak memasukkan Christopher "Bong" Go, ajudan terdekat Duterte. (Nadia Ayu Soraya)

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id