comscore

Kamboja Memulai Vaksinasi Covid-19 dengan Vaksin Donasi

Willy Haryono - 10 Februari 2021 12:55 WIB
Kamboja Memulai Vaksinasi Covid-19 dengan Vaksin Donasi
Petugas kesehatan hendak menyuntikkan vaksin Sinopharm di sebuah rumah sakit di Phnom Penh, Kamboja pada 10 Februari 2021. (TANG CHHIN Sothy/AFP)
Phnom Penh: Tiga anak dari Perdana Menteri Kamboja Hun Sen disuntik vaksin Covid-19 pada Rabu, 10 Februari 2021. Penyuntikan ketiga anak PM Hun Sen menandai dimulainya program vaksinasi nasional Kamboja yang menggunakan vaksin donasi dari negara mitra terdekatnya, Tiongkok.

Hun Manet, kepala militer Kamboja dan anak tertua PM Hun Sen, mendorong semua warga Kamboja untuk menerima suntikan vaksin Covid-19. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Tiongkok atas donasi vaksin.
"Saya memercayai vaksin ini, dan itulah mengapa saya telah divaksinasi," ucap Hun Manet, dikutip dari laman Seattle Times.

Tiongkok mendonasikan 1 juta dosis vaksin Sinopharm ke Kamboja, yang cukup untuk memvaksinasi sekitar 500 ribu orang. Gelombang perdana 600 ribu dosis vaksin Sinopharm telah tiba di Kamboja pada Minggu kemarin.

Selain tiga anak PM Hun Sen, dua menantu sang pemimpin, sejumlah menteri dan pejabat tinggi Kamboja juga menerima suntikan vaksin Covid-19 di sebuah rumah sakit umum.

PM Hun Sen belum akan menerima vaksin karena pertimbangan usia. Padahal sebelumnya ia siap menjadi orang pertama yang menerimanya.

Baca:  PM Kamboja Siap Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19

Di Tiongkok, vaksin Sinopharm mendapat izin penggunaan hanya untuk warga berusia antara 18 dan 59 tahun. Ini dikarenakan uji klinis melibatkan ribuan relawan dalam rentang usia tersebut.

Tiongkok adalah investor terbesar Kamboja dan mitra politik terdekatnya. Selama ini Kamboja selalu mendukung Tiongkok dalam berbagai isu geopolitik, termasuk mengenai Laut China Selatan.

Di kawasan Asia, Kamboja merupakan satu dari sedikit negara yang relatif sukses dalam menghalau Covid-19. Sejauh ini, Kamboja hanya mencatat total 478 kasus Covid-19 tanpa adanya satu pun kematian.

Sebelumnya pada bulan ini, PM Hun Sen berencana mengamankan 20 juta vaksin Covid-19 untuk memvaksinasi 10 juta warganya, atau sekitar dua per tiga dari total populasi negara tersebut.

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id