Dubes Inggris Terkesan dengan Ambisi Indonesia Hadapi Perubahan Iklim

    Marcheilla Ariesta - 11 Oktober 2021 15:38 WIB
    Dubes Inggris Terkesan dengan Ambisi Indonesia Hadapi Perubahan Iklim
    Duta Besar Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins dalam acara virtual .Ambassadors Roundtable: Raising Ambitions for a Climate-Secure Future, Senin, 11 Oktober 2021 (FPCI)



    Jakarta: Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins, terkesan dengan ambisi Indonesia yang sangat jelas dan positif dalam menghadapi dampak buruk perubahan iklim. Hal ini disampaikan dalam diskusi 'Ambassadors Roundtable: Raising Ambitions for a Climate-Secure Future', Senin, 11 Oktober 2021.

    "Ambisi Indonesia mengesankan dalam upaya mengatasi perubahan iklim, seperti komitmen Net Zero 2060 atau bahkan lebih cepat. Dan komitmen terbaru untuk membuat sektor kehutanan dan tata guna lahan sebagai penyerap karbon bersih pada 2030," kata Owen.

     



    Ia mengatakan sangat senang bisa bekerja sama dengan Indonesia di sektor kehutanan, termasuk melalui co-chairing Forestry Agriculture dan dialog perdagangan komoditas.

    "Kami senang Inggris bekerja sama dengan Indonesia di sektor energi untuk mempercepat transisi dari bahan bakar fosil paling kotor, termasuk batubara," serunya.

    Menurut Dubes Owen, dialog yang dipimpin bersama dengan Indonesia adalah model lain dari keterlibatan pemangku kepentingan untuk benar-benar menjauh dari polusi.

    "Transisi itu lah yang benar-benar mendorong kepemimpinan Inggris dan Italia dalam COP26 tahun ini," ujarnya.

    Baca:  Indonesia Dalam Jalur Tepat untuk Tangani Dampak Perubahan Iklim

    Dubes Owen menambahkan, tujuan utama COP26 dari Inggris adalah mencapai ambisi yang tinggi, memobilisasi keuangan untuk mewujudkannya demi melindungi alam.

    Inggris disebut Dubes Owen telah memangkas emisi mereka hingga hampir 50 persen pada Baseline 1990 dan hal tersebut terus berkembang. Ia mengatakan, dalam satu bulan kedepan, KTT COP26 terlaksana. Menurutnya, dunia perlu mempercepat ambisi iklim dunia sebanyak empat hingga enam kali lipat.

    "Kita perlu memastikan berada di jalur tepat untuk menghindari perubahan iklim berbahaya, untuk mencapai Paris Agreement," katanya.

    KTT COP26 akan dilaksanakan di Glasgow, Skotlandia, pada 31 Oktober hingga 12 November 2021 mendatang. Inggris bermitra dengan Italia sebagai tuan rumah perhelatan ajang iklim tersebut.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id